Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Harvester Combine rusak, gabah petani sulit dipanen
  • Sabtu, 13 Mei 2017 — 09:49
  • 2461x views

Harvester Combine rusak, gabah petani sulit dipanen

Hal itu disampaikan Suyitno dalam sambutannya pada kunjungan anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Sulaiman Hamzah Jumat (12/5/2017). “Kami berharap sekiranya ada perhatian untuk penambahan harvester combine,” pintanya.
Harvester combine sedang memanen gabah di Kampung Waninggap Mirap, Distrik Tanah Miring – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Kepala Kampung Waninggap Mirap, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Sayitno mengungkapkan, beberapa harvester combine (alat pemotong padi) mengalami kerusakan. Sehingga petani sulit memanen, karena tak mampu menyewa alat dari luar, mengingat ongkos sangat mahal.

Hal itu disampaikan Suyitno dalam sambutannya pada kunjungan anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Sulaiman Hamzah Jumat (12/5/2017). “Kami berharap sekiranya ada perhatian untuk penambahan harvester combine,” pintanya.

Saat ini, jelas dia, hanya tersisa satu harvester combine di kampung tersebut. Sementara tak bisa melayani secara keseluruhan petani untuk memanen hasil gabahnya.

Sayitno juga menegaskan, jika ada bantuan alat pertanian yang diberikan, sebaiknya dikelola secara berkelompok. Tidak perorangan, karena dapat menimbulkan kecemburuan serta perpecahan diantara masyarakat sendiri.

“Saya sangat mengetahui dan memahami akan karakter masyarakat di Kampung Waninggap Mirap. Olehnya, kalau ada bantuan lagi, harus dibuatkan kelompok terlebih dahulu. Sehingga peralatan tidak ditangani orang tertentu,” pintanya.

Menanggapi itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Solaiman Hamzah mengaku, satu unit harvester combain yang diberikan, sekarang sedang digunakan masyarakat setempat.

“Apa yang disampaikan bapak kepala kampung, tetap saya responi. Tetapi saya ingatkan agar peralatan dimaksud, perlu dikelola bersama-sama. Tidak boleh ada yang mengklaim sebagai miliknya,” ujar dia. (*)

loading...

Sebelumnya

KNPI sinyalir HTI ada di Kabupaten Merauke

Selanjutnya

Di Merauke, merebak fenomena LSL

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe