Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. LMA laporkan pengunggah video Bupati Merauke
  • Selasa, 16 Mei 2017 — 11:44
  • 1597x views

LMA laporkan pengunggah video Bupati Merauke

“Kami tidak terima baik dengan video yang diunggah di facebook. Sehingga  meminta Kapolres Merauke mengusut dan memroses secara hukum pelaku yang mengunggahnya. Itu penghinaan terhadap orang Marind,” ujarnya.
Ketua LMA Kabupaten Merauke, Ignas Ndiken sedang berikan keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Video berdurasi  beberapa detik yang diduga adalah Bupati Merauke, FG beredar di facebook,  membuat Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Merauke  angkat bicara. Mereka mengecam pelaku yang mengunggah, karena secara tidak langsung telah menjatuhkan martabat orang Marind.

Menindaklanjuti video tersebut,  Ketua LMA Kabupaten Merauke, Ignasius Ndiken bersama sejumlah tokoh adat Senin (15/5/2017) petang  menemui Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin di ruang kerjanya.

“Kami tidak terima baik dengan video yang diunggah di facebook. Sehingga  meminta Kapolres Merauke mengusut dan memroses secara hukum pelaku yang mengunggahnya. Itu penghinaan terhadap orang Marind,” ujarnya.

Ignas berharap kasus  itu harus diusut tuntas. “Terus terang, ini adalah penghinaan terhadap adat orang Marind,” tegasnya.

Kapolres Merauke, AKBP Taufiq Irpan Awaluddin kepada sejumlah wartawan  membenarkan adanya laporan tersebut.

“Memang betul ada pertemuan tadi. Saya sudah lihat fotonya dan tidak bisa langsung dipastikan  itu video  Pak Bupati Merauke,” ujarnya.

Kata Kapolres, harus ada pembanding yang melihat dan menilai dari saksi ahli. Apalagi video dimaksud, tampak dari belakang. Penyidik juga akan memanggil Steven Abraham sekaligus menanyakan alasan menguggah video melalui media sosial.

“Kita ingin menanyakan apa maksud dan tujuan menggungah video dimaksud. Apakah dia yang mengunggah pertama atau tidak. Itu yang akan didalami penyidik,” tegasnya.

Ditambahkan, tindakan itu adalah merendahkan martabat orang. Sehingga bisa masuk pasal penghinaan maupun pencemaran nama baik. “Saya sudah tanya penyidik dan disampaikan yang harus membuat laporan adalah pelapor dalam hal ini Pak Bupati Merauke,” ujarnya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Beny Kaize, kader pemuda KNPI  yang layak jadi anggota MRP

Selanjutnya

Pabrik miras digerebek, tujuh pelaku diamankan

Sebelumnya

Sekda buka seminar dan workshop HBDI

Selanjutnya

Bangun USB berpola asrama di Koroway, Kemendikbud kucurkan Rp3 miliar lebih

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe