Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Kepsek SMP/SMA Satap Wasur cari orangtua asuh bagi sejumlah anak aibon
  • Selasa, 16 Mei 2017 — 11:52
  • 1463x views

Kepsek SMP/SMA Satap Wasur cari orangtua asuh bagi sejumlah anak aibon

“Ya, kalau orangtua mengizinkan, akan saya urus dan berangkatkan  ke Jayapura agar bisa melanjutkan studi lagi,” tuturnya.
Siswa-siswi SMP/SMA Terintegrasi Wasur – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Kepala Sekolah SMP/SMA Terintegrasi Satu Atap (Satap) Wasur, Sergius Womsiwor mengaku, pihaknya sedang mencari orangtua asuh di Jayapura bagi  sejumlah anak aibon yang telah menamatkan studi di bangku SMP/SMA, agar bisa ditampung sekaligus dibiayai melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Demikian disampaikan Womsiwor kepada Jubi Senin (15/5/2017). “Kurang lebih delapan anak aibon telah menamatkan studi di bangku SMP maupun SMA. Saya sedang mencari ortu asuh di Jayapura agar bisa menampung mereka sekaligus dapat mengurus melanjutkan pendidikan ke universitas,” ujarnya.

Dikatakan, ada salah seorang pejabat di Dinas Pendidikan Kota Jayapura  bersedia menerima dan siap mengurus masa depan sejumlah anak aibon itu. Namun demikian, kembali lagi kepada orangtua masing-masing.

“Ya, kalau orangtua mengizinkan, akan saya urus dan berangkatkan  ke Jayapura agar bisa melanjutkan studi lagi,” tuturnya.

Langkah yang dilakukannya,  semata-mata terpanggil terhadap anak-anak yang adalah orang asli Papua. “Saya berteriak selama ini untuk mereka diberikan perhatian oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, namun tak direspon  positif,” tegasnya.

Polikarpus Boli, guru yang mengasuh anak aibon membenarkan sekitar delapan anak aibon telah mengikuti ujian akhir untuk jenjang SMP maupun SMA.

“Saya melihat, ada kemauan dan keinginan besar dari anak-anak untuk sekolah. Hanya saja bagaimana pendampingan melekat yang harus dilakukan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pabrik miras digerebek, tujuh pelaku diamankan

Selanjutnya

Bangun USB berpola asrama di Koroway, Kemendikbud kucurkan Rp3 miliar lebih

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe