Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Presiden Prancis-Polinesia dukung Macron
  • Selasa, 16 Mei 2017 — 16:37
  • 1654x views

Presiden Prancis-Polinesia dukung Macron

Presiden Prancis-Polinesia, Edouard Fritch menyatakan dukungan penuh bagi presiden Prancis baru, Emmanuel Macron.
Pengurus gerakan En Marche Jean-Paul Delevoye (tengah) menerima Edouard Fritch dan Lana Tetuanui. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Tahiti, Jubi – Presiden Prancis-Polinesia, Edouard Fritch menyatakan dukungan penuh bagi presiden Prancis baru, Emmanuel Macron. Fritch meyakinkan bahwa Tahiti memiliki visi yang sama dengan Macron dalam menerapkan strategi baru untuk Eropa.

Untuk menyampaikan dukungannya, Fritch terbang langsung dari Tahiti ke Paris untuk menemui salah satu orang kepercayaan Macron, Jean-Paul Delevoye di kantor pusat gerakan En Marche di sebagai partai pendukung utama Macron dalam pemilu.

Delevoye mengatakan Presiden Macron percaya bahwa kehadiran Prancis di lima benua akan membuka peluang bagi Prancis menjadi negara besar lagi di antara bangsa-bangsa di dunia.

Fritch juga mendiskusikan signifikansi Kesepakatan Elysee sebagai perjanjian kerjasama jangka panjang yang baru ditandatangani tahun ini oleh presiden yang digantikan oleh Macron.

Dalam kampanye pemilu presiden lalu, Macron berjanji untuk meningkatkan gaji bagi pegawai negeri Prancis yang ditempatkan di luar negeri, termasuk di negara-negara protektorat Prancis di Pasifik.

Macron menang dengan 58 persen suara dari seluruh kawasan Prancis-Polinesia meski kalah di beberapa pulau kecil. Ia banyak didukung oleh masyarakat asli Kanak yang menghuni Polinesia. Di Wallis dan Futuna, Macron menang telak. Di teritori itu, Macron unggul hingga mengumpulkan 80 persen suara jauh meninggalkan lawannya.

**

loading...

Sebelumnya

Transparansi Internasional minta evaluasi sistem penjara di PNG

Selanjutnya

Polusi plastik terburuk berada di Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe