Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. PLN targetkan 1.808 desa di Papua-Maluku terlistriki 2019
  • Rabu, 17 Mei 2017 — 06:33
  • 3486x views

PLN targetkan 1.808 desa di Papua-Maluku terlistriki 2019

"Kami harus membawa material ke gunung dan pulau kecil, mendirikan tiang di pulau karang, nah kondisi-kondisi seperti ini yang kerap kami jumpai, belum lagi cuaca ekstrim yang sering terjadi juga menjadi tantangan tersendiri dalam melistriki desa," ujar Nicke.
Ilustrasi listrik dengan panel solar di pedalaman Papua - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi - Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) menargetkan tambahan sebanyak 1.808 desa di wilayah Papua dan Maluku untuk bisa teraliri listrik hingga 2019.
 
"Hingga tiga tahun ke depan PLN berencana untuk melistriki 1.273 desa di Papua Barat dan 535 desa di Maluku, utamanya Maluku Utara. Jumlah ini meningkat hingga 500 persen jika dibandingkan tahun 2012-2016 dengan penyerapan tenaga kerja hingga 12.000 orang selama pembangunan dan 3.600 orang untuk tenaga pengoperasian," kata Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati di Jakarta, Senin (15/5/2017).
 
Dia menjelaskan pada tahun 2017 ini pembangunan listrik desa Papua Barat akan membutuhkan investasi sebesar Rp1,816 triliun. Sementara untuk Maluku Utara akan menyerap anggaran sebesar 721 Milyar.
 
Adapun pembangkit listrik yang akan dibangun, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
 
Sebelumnya PLN dikatakan telah berhasil melistriki 92 desa di Papua-Papua Barat, serta 34 desa di Maluku-Maluku Utara sepanjang tahun 2016. 
 
Saat ini, PLN telah memulai pembangunan listrik desa tahun 2017 dengan perencanaan 365 Iistrik desa di Papua-Papua Barat serta 119 desa Maluku-Maluku Utara.
 
Tantangan terbesar dalam melistriki desa terutama untuk Maluku-Papua, yakni keterbatasan ketersediaan dan akurasi data, kondisi geografis medan dan keterbatasan sarana transportasi.

"Kami harus membawa material ke gunung dan pulau kecil, mendirikan tiang di pulau karang, nah kondisi-kondisi seperti ini yang kerap kami jumpai, belum lagi cuaca ekstrim yang sering terjadi juga menjadi tantangan tersendiri dalam melistriki desa," ujar Nicke.(*)

 

 

 

loading...

Sebelumnya

Hanya 11,36 persen dari 500 ribu pelanggan listrik Tanah Papua nikmati subsidi

Selanjutnya

Kemenpora RI survei lokasi pembangunan GOR di Yahukimo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe