Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Indonesia bantah ACP dukung penentuan nasib sendiri West Papua
  • Rabu, 17 Mei 2017 — 06:51
  • 3747x views

Indonesia bantah ACP dukung penentuan nasib sendiri West Papua

Indonesia menolak klaim wakil pemerintah Vanuatu, Johnny Koanapo terkait dukungan negara-negara Afrika dan Karibia terhadap proses penentuan nasib sendiri kembali atas Papua.
Wakil Pemerintah Vanuatu Johnny Koanapo (kiri) dan Ralph Regenvanu (kanan) bersama Octo Mote, sekretaris jenderal ULMWP (tengah) di Brussels Mei 2017 - Supplied
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Kedutaan Besar Indonesia di Selandia Baru bantah pernyataan yang mengatakan pertemuan Konsil Kementerian Afrika, Karibia, dan Pasifik (ACP) di Brussels awal Mei lalu mendiskusikan dukungan terhadap West Papua.
 
Kedubes mengaku bahwa di bulan April lalu ACP setuju tidak akan membahas isu Papua di pertemuan selanjutnya.
 
Pihaknya juga menolak klaim wakil pemerintah Vanuatu, Johnny Koanapo terkait dukungan negara-negara Afrika dan Karibia terhadap proses penentuan nasib sendiri kembali atas Papua.
 
 
Bantahan ini juga menyatakan bahwa respon Sekretariat ACP terhadap kedutaan Indonesia di Brussels menyatakan penolakan mereka atas pernyataan koalisi Pasifik, yang mengindikasikan isu Papua "tidak dibicarakan" selama pertemuan itu.
 
Konsil Kementerian ACP di Brussels dilaporkan mendengar dengan seksama pernyataan sikap Koalisi Pasifik untuk West Papua yang terdiri dari Vanuatu, Solomon Islands, Tonga, Tuvalu, Nauru, Palau dan Marshall Islands.
 
Pernyataan itu mengecam pelanggaran HAM Indonesia di Papua dan menyerukan sebuah resolusi dukungan atas hak West Papua untuk secara politik menentukan nasibnya sendiri.
 
Johnny Koanapo mengatakan  diskusi di forum tersebut menunjukkan iklim dukungan atas resolusi menyeluruh terhadap isu West Papua pada pertemuan konsil kementerian selanjutnya di bulan November.
 
Namun pemerintah Indonesia menuding klaim tersebut salah.
 
"Argumentasi yang dibuat politisi Vanuatu bahwa negeri-negeri Afrika mendukung penentuan nasib sendiri Papua itu tidak benar," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
 
"Sebagai mitra dekat yang berbagi sejarah dan masa depan yang sama, Indonesia dan Afrika telah lama tunjukkan solidaritas dan dukungan penuh terhadap kedaulatan satu sama lain."
 
Indonesia mengklaim hubungan dengan negara-negara Pasifik sangat baik dan oleh karenanya mayoritas negeri-negeri Pasifik tidak punya agenda mendukung pemisahan wilayah-wilayah berdaulat Indonesia.
 
Pernyataan Kedutaan Indonesia tersebut secara langsung mengabaikan fakta adanya koalisi bangsa Pasifik dari tujuh negara yang secara terbuka memimpin advokasi untuk penegakan HAM dan penentuan nasib sendiri West Papua di panggung internasional, termasuk di ACP.(*)
loading...

Sebelumnya

APLMA: Papua di posisi teratas empat besar penyumbang Malaria

Selanjutnya

LNG Tangguh-Papua Barat bisa penuhi kebutuhan pembangkit PLN di seluruh Indonesia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe