PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Penkes
  3. BPJS Kesehatan, yang sehat membantu yang sakit
  • Kamis, 18 Mei 2017 — 11:48
  • 298x views

BPJS Kesehatan, yang sehat membantu yang sakit

“Di Kota Jayapura hanya 45 persen mencapai 50 persen peserta yang ikut BPJS Kesehatan, mereka urus ketika butuh dan sakit dan kami berharap jangan tunggu sakit baru diurus karena ketika sakit baru urus harus menunggu 14 hari untuk digunakan,” ujarnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Mathias Krey (berkacamata) dan Kepala Unit Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Bertrand Tupan – Jubi/ Agus Pabika
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – BPJS Kesehatan Cabang Jayapura membawahi 9 kabupaten dan 1 kota. Khusus untuk Kota Jayapura per April penyetoran uang yang dilakukan peserta Rp 517.677.688 . Belum termasuk jumlah dari 9 kabupaten.

Hal tersebut di katakan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Mathias Krey kepada wartawan di Jayapura, Rabu (16/5/2017).

Lanjutnya, uang yang di setor peserta BPJS Kesehatan akan digunakan ketika peserta tersebut sakit dan dana yang ada biasanya akan digunakan gotong-royong menolong peserta lain yang sakit.

“Di Kota Jayapura hanya 45 persen mencapai 50 persen peserta yang ikut BPJS Kesehatan, mereka urus ketika butuh dan sakit dan kami berharap jangan tunggu sakit baru diurus karena ketika sakit baru urus harus menunggu 14 hari untuk digunakan,” ujarnya.

Untuk kategori ketenagaan kerja atau kecelakaan kerja ada nilai ganti, namun kategori bukan pekerja tidak ada pengembalian karena sistem gotong-royong untuk yang lain.

“Kami lakukan sesuai UU No. 5 Jaminan Kesehatan Nasional dan moto yang selalu ada di BPJS Kesehatan, meskipun ada keluhan dari masyarakat namun ini sistemnya yang sehat membantu masyarakat yang sakit,” katanya.

Bertrand Tupan mengatakan, hingga  Mei 2017 jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 176.982.157 jiwa. BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan kurang lebih 20.766 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 9.825 Puskesmas, 5.279 Klinik Pratama, 4.504 Dokter praktek perorangan, 1.143 Dokter Gigi praktik perorangan, dan 15 RS tipe D pratama.

“Selain itu BPJS kesehatan juga telah bermitra dengan 5.337 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKTP) yang mencakup 2.135 rumah sakit (termasuk di dalam klinik utama), 2.216 Apotek, dan 986 optik yang tersebar di seluruh Indonesia,”  katanya. (*)

Sebelumnya

APLMA: Papua di posisi teratas empat besar penyumbang Malaria

Selanjutnya

202 siswa kesulitan mengambil dana Program Indonesia Pintar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua