PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Lapago
  3. Ajukan pemekaran, jangan atasnamakan Kepala Suku Yali‎
  • Kamis, 18 Mei 2017 — 13:42
  • 221x views

Ajukan pemekaran, jangan atasnamakan Kepala Suku Yali‎

Jayapura, Jubi - Kepala Suku Yali,  Hanis Kambuy, S.Ip, memperingatkan para oknum yang telah membawa masyarakat dan mengatasnamakan kepala suku Yali, supaya  menarik  dan mengklarifikasi kembali penyataannya kepada publik. Hal ini disampaikan Hanis setelah mengetahui adanya pemberitaan melalui sebuah media televisi di Papua, pada pekan lalu.
Pemerintah dan anggota DPRD Yahukimo saat kunjungan kerja ke salah satu distrik di Yahukimo. – Dok Jubi
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Kepala Suku Yali,  Hanis Kambuy, S.Ip, memperingatkan para oknum yang telah membawa masyarakat dan mengatasnamakan kepala suku Yali, supaya  menarik  dan mengklarifikasi kembali penyataannya kepada publik. Hal ini disampaikan Hanis setelah mengetahui adanya pemberitaan melalui sebuah media televisi di Papua, pada pekan lalu.

"Masyarakat kami dibawa ke sini (Jayapura) berbicara di TVRI Papua bahwa Soloikma, Lolat, dan Kabianggenmai itu masuk ke Yalimek. Mereka mengatasnamakan kepala suku dan masyarakat kampung. Itu tidak benar, jangan jual rakyat,” tegasnya.

“Kepala suku di Yali itu saya yang sudah dilantik secara resmi dengan masyarakat Yali sebagai kepala suku besar," kata Hanis kepada Jubi di Jayapura, Rabu (17/5/2017).

Hanis juga merupakan anggota wakil rakyat Yahukimo, yang dipilih dari tiga distrik tersebut. Selain sebagai kepala suku dan wakil rakyat dari 23 kampung di ketiga distrik itu, ia mengaku tidak mendapat pemberitahuan apapun terkait aktivitas para oknum yang mengatasnamankan kepala suku dan wakil rakyat tersebut.

"Padahal tiga distrik itu juga punya tiga anggota dewan: dua di daerah dan satu di provinsi. Itupun tidak ada yang tahu. Mereka (oknum) hanya bawa masyarakat kita tanpa bicara dulu," ujar Hanis.

Agar tidak menimbulkan polemik dikemudian hari, Hanis meminta para oknum itu duduk bersama para pihak mencari solusi dengan mendengarkan masukan dari rakyat.

"Harusnya kita bicara antara kepala suku, tokoh gereja, anggota DPR dari Dapil itu. Rakyat di kampung itu punya wakil-wakilnya di dewan, harusnya koordinasi. Batas-batas mana yang kita masuk ke Yalimek atau tidak. Jangan sampai timbulkkan masalah dikemudian hari antara Yahukimo dan Yalimek. Tidak bisa main klaim begitu saja apalagi tiga distrik itu jantung Yahukimo," tegasnya.

Kebijakan pemerintah

Sementara itu, terkait usulan pemekaran daerah, Hanis berpendapat itu merupakan hak masyarakat dengan pertimbangan pemerintah setempat. Termasuk usulan pemekaran Kabupaten Yalimek. Hanya saja, Hanis yang berasal dari daerah tersebut menilai hal itu hanya dilakukan oknum tertentu, juga  tidak melalui proses keterbukaan seperti dengar pendapat dari masyarakat dan pihak terkait seperti kepala suku, tokoh agama, dan wakil rakyat.

Ia mengaku Yalimek merupakan salah satu wilayah yang pernah dijanjikan pemerintah Yahukimo untuk dimekarkan. Hanya saja, hingga masuk tahun kedua ini, belum ada usulan resmi dari pemerintah kepada DPRD Yahukimo terkait rencana tersebut.

“Soal pemekaran itu tergantung pemerintah. Ini menyangkut soal anggaran. Kita tidak bisa bawa rakyat sumbang uang untuk buat kabupaten (baru). Tapi kalau pemerintah siap, kami DPRD siap saja mengamankan kebijakan pemerintah. Tapi sampai sekarang kami belum tahu belum dapat informasi terkait pemekaran ini, anggarannya pun belum jelas,” jelas Hanis.

Terpisah, Ola Heselo, warga Yahukimo yang dihubungi Jubi di Jayapura berharap apapun kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah adalah benar-benar suara rakyat. “Saya sebagai warga hanya bisa berharap semoga yang diputuskan pemerintah itu memang yang diinginkan dan baik untuk masyarakat,” ucapnya singkat. (*)

 

#

Sebelumnya

Warga Maluku se-Pegunungan Tengah Papua rayakan dua abad Pattimura

Selanjutnya

Polres Jayawijaya bentuk satgas pangan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua