Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Ada pekerja ilegal asal PNG di Muting
  • Kamis, 18 Mei 2017 — 13:53
  • 932x views

Ada pekerja ilegal asal PNG di Muting

Pertemuan sejumlah instansi di Kantor Imigrasi Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Kepala Imigrasi Kabupaten Merauke, Yan Wely Wiguna mengungkapkan, dari laporan yang diterimanya, terdapat sejumlah warga Negara Papua Nugini (PNG) masuk di wilayah Distrik Muting untuk bekerja di PT PAL serta PT BIA.

“Saya belum tahu jumlahnya, karena tugas dan tanggungjawab kami adalah mendatakan, warga negara asing termasuk dari PNG yang masuk secara legal,” kata Wiguna kepada sejumlah wartawan di kantornya Rabu (17/5/2017) kemarin.

Setelah menerima informasi tersebut, Imigrasi Merauke akan mengundang pimpinan perusahaan untuk dilakukan pertemuan dan dapat memberikan penjelasan secara detail.

Diakui, dalam pertemuan bersama sejumlah instansi, telah dibicarakan juga pos pelintas batas di sejumlah tempat lain seperti di Distrik Sota. Tujuannya agar dapat mengawasi para pelintas batas yang keluar masuk wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami memfasilitasi dan tinggal saja bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke menindaklanjuti kesepakatan dimaksud. Karena dipandang perlu, adanya pembangunan pos di daerah perbatasan,” ujarnya.

“Saya  berharap kepada pihak perusahaan memberikan laporan  tentang keberadaan WNA dari Negara PNG yang masuk di Indonesia tanpa mengantongi dokumen,” pintanya.

Senior Manager PT BIO, Yanto Dawenan mengaku ada beberapa warga Negara PNG di perusahaan mereka. Hanya saja,  saat masuk, mengikuti keluarga yang adalah warga Indonesia.

Nantinya, jelas dia, pihaknya akan mengambil langkah lebih lanjut terhadap keberadaan sejumlah warga PNG tersebut. Khusus berkaitan dengan pembangunan pos, pihaknya  setuju. Tinggal saja, koordinasi serta komunikasi bersama pemerintah yang harus dilakukan kembali. (*)

 

loading...

#

Sebelumnya

 pesawat asing ditahan di bandara Mopah-Merauke

Selanjutnya

 Apernas Merauke target rampungkan 1.300 unit rumah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6193x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5770x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3928x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe