Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polda Papua waspadai isu yang berpotensi konflik sosial
  • Kamis, 18 Mei 2017 — 15:19
  • 1838x views

Polda Papua waspadai isu yang berpotensi konflik sosial

Jayapura, Jubi - Berbagai dinamika yang terjadi belakang ini membuat Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi di wilayah hukumnya.
Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Berbagai dinamika yang terjadi belakang ini membuat Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi di wilayah hukumnya.

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan, salah satu yang diantisipasi pihaknya yakni isu-isu yang berpotensi menciptakan kerawanan dan konflik sosial di tengah masyarakat.

"Bagaimana bisa diminimalisir. Isu dan wacana yang berkembang di masyarakat, jangan sampai menimbulkan konflik sosial," kata Kapolda Boy Rafli, Rabu (17/5/2017) lalu.

Untuk itu kata dia, komunikasi, koordinasi, dan masukan dari seluruh stakeholder di Papua sangat dibutuhkan. Tentu semua pihak ingin kedamaian, kebersamaan dan keberagaman yang sudah baik di Papua, terpelihara. Jangan sampai kebersamaan itu pecah karena isu yang terus berkembang di masyarakat.

"Polda Papua juga mengantisipasi berkembangnya kelompok–kelompok radikalisme yang ingin merongrong kedaulatan NKRI, baik yang dari luar maupun di Papua," ujarnya.

Katanya, polisi akan berada di garda terdepan melaksanakan dan menjalankan perintah undang-undang, termasuk desakan untuk menolak masuk dan berkembangnya paham – paham yang bertentangan dengan undang-undang.

"Kami pasti mengantisipasi dan memantau kelompok yang mengkampanyekan atau menyuarakan radikalisme maupun kelompok yang bertujuan memecah belah NKRI," katanya. (*)

loading...

#

Sebelumnya

Tergerusnya nilai adat penyebab mulai punahnya Cenderawasih

Selanjutnya

Paslon Tofan Optimistis PSU raih suara terbanyak di Kepulauan Yapen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksi[email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe