close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. 202 siswa kesulitan mengambil dana Program Indonesia Pintar
  • Jumat, 19 Mei 2017 — 08:57
  • 1922x views

202 siswa kesulitan mengambil dana Program Indonesia Pintar

Sentani, Jubi - Sebanyak 202 siswa SMA Kristen Koinonia Sentani di Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura kesulitan mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Bank BNI Kemiri, Sentani.
Siswa SMA Koinonia antre depan kantor Bank BNI - Jubi /Yance Wenda.
Yance Wenda
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi - Sebanyak 202 siswa SMA Kristen Koinonia Sentani di Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura kesulitan mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Bank BNI Kemiri, Sentani.

Kepala SMA Kristen Koinonia, Cisilia Irma Wijayanti merasa para siswa penerima dipersulit dalam pengambilan dana.

"Proses pengambilan yang sekarang macam-macam, bingung, sudah tahu kita punya anak-anak gunung ini baca-tulisnya tidak sesuai, sudah begitu orang bank suruh anak-anak bawa Akta Kelahiran atau Kartu Keluarga, anak-anak itu dorang mau punya akta dan KK (Kartu Keluarga) dari mana, tinggal saja di pondok dan numpang," jelasnya kepada Jubi melalui pesan, Kamis (18/5/2017).

Menurutnya, pengambilan uang PIP di bank lain seperti BRI dan Bank Papua bisa secara kolektif, namun di BNI mengalami kendala. Ia berharap pihak bank memaklumi dan mengerti kondisi anak-anak tersebut untuk mencairkan PIP.

"Tinggal cocokkan data dengan di sekolah toh,” katanya.

Ia menyarankan, lebih mudah kepala sekolah saja yang mengambil dan menyetor ke anak-anak di sekolah, daripada anak-anak sendiri antre ke bank.

"PIP itu kan untuk keperluan sekolah juga, seperti untuk uang sekolah,"  katanya.

Kap Tamal, siswa Kelas VIII mengatakan untuk menganbil uang di bank ia harus mengantre dari pagi hingga siang.

"Kita mau ambil uang PIP ini kita dari jam 9 pagi sampai sekarang ini kita masih tunggu juga dan uang kita dapat itu Rp500 ribu, tapi dipotong dengan  tunggakan kami di sekolah, kalau ada sisanya baru diberikan kepada kita," ujarnya. (*)

 

 

loading...

#

Sebelumnya

BPJS Kesehatan, yang sehat membantu yang sakit

Selanjutnya

Direktur RSUD Yowari punya ide bangun rumah duka

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4886x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4318x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4192x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3511x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2959x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe