Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Pemkab Nabire serahkan dokumen Lapter ‘Douw Aturure”  ke Staf  Khusus Presiden
  • Kamis, 18 Mei 2017 — 20:02
  • 1438x views

Pemkab Nabire serahkan dokumen Lapter ‘Douw Aturure”  ke Staf  Khusus Presiden

Nabire, Jubi - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Kepala Dinas Perhubungan, Alfius Douw dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Yansen Sipandan menyerahkan master plan dan dokumen pembangunan Bandara Udara berstandar Internasional Douw Aturure di SPC Distrik Wanggar kepada Staf Khusus Presiden Jokowi Bidang Percepatan Pembangunan Kawasan Papua dan Papua Barat, Lenis Kogoya di ruang kerjanya Sekretaris Negara Republik Indonesia, Senin (16/5/2017).  
Dari kanan ke kiri: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Yansen Sipandan, kadis Perhubungan, Alfius Douw, dan Staf Khusus Presiden Jokowi Bidang Percepatan Pembangunan Kawasan Papua dan Papua Barat, Lenis Kogoya, S.Th., M.Hum saat menyerahkan dokumen Bandara di ruang kerja Lenis Kogoya– dok/Jubi
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Nabire, Jubi - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Kepala Dinas Perhubungan, Alfius Douw dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Yansen Sipandan menyerahkan master plan dan dokumen pembangunan Bandara Udara berstandar Internasional Douw Aturure di SPC Distrik Wanggar kepada Staf Khusus Presiden Jokowi Bidang Percepatan Pembangunan Kawasan Papua dan Papua Barat, Lenis Kogoya di ruang kerjanya Sekretaris Negara Republik Indonesia, Senin (16/5/2017).  

Kepala Dinas Perhubungan Nabire, Alfius Douw saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan sebelumnya, pihaknya telah lebih dahulu telah menyampaikan kepada Dirjen Perhubungan, Kementerian Peruhubungan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Kementerian Keuangan.

“Pak Lenis sudah menerima kami dengan baik. Beliau sudah menerima dokumen Bandara Douw Aturure dan dalam waktu dekat  Pak Lenis akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Kemeterian Keuangan, dan Bappenas untuk membahas pembangunan Bandara ini,” jelasnya.

Kata Alfius, pemerintah daerah Nabire akan diundang untuk berkoordinasi dan membahas tindak lanjut pembangunan bandara ini.

“Bandara berstandar internasional di Nabire adalah kebutuhan mendesak untuk pelayanan transportasi udara untuk lebih ke delapan kabupaten yang tersebar di pesisir dan pegunungan wilayah tengah Papua bagian barat,” jelasnya.

Disinggung soal pelepasan adat, kata Kadis perhubungan ini, pelepasan tanah adat, pemagaran, dan penimbunan sudah dan sedang dikerjakan dengan dana APDB Kabupaten Nabire.

“Bandara sepanjang 2,8 kilometer ini tidak mampu diselesaikan dengan dana APBD. Karena itu, pemkab terus berupaya menemui pihak-pihak terkait di Jakarta agar diambil alih oleh pemerintah pusat,” katanya.

Dikatakan, Pelayanan transportasi udara yang merupakan kebutuhan utama. Tetapi penyelesaian bandara itu akan lebih cepat terselesaikan jika ada campur tangan dari pemerintah pusat.

“Jika bandara ini selesai tentu pembangunan di bidang lain akan berkembang seiring dengan terbukanya jalur transportasi udara yang dapat didarati pesawat berbadan besar,” katanya.(*)

 
 
loading...

#

Sebelumnya

Bupati Nabire akan turkam

Selanjutnya

Pelaksanaan UN tingkat SD di Nabire berjalan lancar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe