Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pemogokan pemadam kebakaran di Tahiti lumpuhkan penerbangan
  • Senin, 22 Mei 2017 — 13:11
  • 822x views

Pemogokan pemadam kebakaran di Tahiti lumpuhkan penerbangan

Setelah mencapai kesepakatan kerja, akhirnya satuan pemadam kebakaran di bandara Tahiti menghentikan aksinya yang digelar sejak 17 Mei lalu hingga 21 Mei 2017 atau selama lima hari.
Pemogokan pemadam kebakaran di bandara Tahiti lumpuhkan penerbangan domestik di Kepulauan Prancis-Polinesia selama lima hari./RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Tahiti, Jubi – Setelah mencapai kesepakatan kerja, akhirnya satuan pemadam kebakaran di bandara Tahiti menghentikan aksinya yang digelar sejak 17 Mei lalu hingga 21 Mei 2017 atau selama lima hari. Sebagai bagian dari pegawai negeri, para petugas pemadam kebakaran yang menggelar pemogokan itu telah mencapai kata sepakat terkait pembayaran gaji mereka dari otoritas pemerintah.

Kendati begitu, kesepakatan itu sebenarnya belum mencakup seluruh pegawai pemadam kebakaran yang dipekerjakan perusahaan swasta. Para pegawai ini bekerja di beberapa perusahaan swasta dan ditempatkan di beberapa bandara di kepulauan Prancis-Polinesia.

Hanya pegawai dari beberapa pulau saja yang sudah menjalin hubungan solidaritas pegawai dengan Tahiti. Sementara, sisanya masih belum memiliki kejelasan nasib terkait pembayaran gaji.

Media lokal menggambarkan situasi kacau akibat pemogokan para pegawai pemadam kebakaran di bandara ini. Selain mengacaukan jadwal penerbangan domestik, pemogokan juga mempengaruhi proses evakuasi medis di beberapa tempat.

Demikian pula dengan jadwal penerbangan internasional yang ikut terganggu karena adanya pemogokan ini. Perwakilan industri pariwisata di Tahiti telah mengutarakan keberatan dan permohonan kepada para pegawai agar menghentikan aksi mogoknya. Sebab, pariwisata adalah industri andalan Tahiti yang selama ini telah menyerap tenaga kerja yang banyak.

Para pengusaha ini juga meminta agar pemerintah dan pihak swasta yang mempekerjakan pegawai pemadam kebakaran untuk membuat sebuah kesepakatan dan panduan penetapan gaji pegawai untuk menghindari kejadian ini terulang lagi.

Pada Mei tahun lalu, pemogokan juga terjadi di bandara Tahiti hingga mengakibatkan terganggunya jadwal penerbangan. Berbeda dengan saat ini, pemogokan saat itu dilakukan oleh Air Tahiti dan mampu bertahan hingga hampir satu bulan.

Berbeda dengan tahun lalu, pemogokan kali ini dimulai oleh pemadam kebakaran. Namun, pemogokan ini juga berdampak pada operasional penerbangan domestik Air Tahiti. Maskapai ini hanya bisa melayani penerbangan antara Tahiti, Raiatea, Bora Bora dan Rarotonga ke Kepulauan Cook. Sementara, seluruh rute lain terpaksa dibatakan. **

loading...

Sebelumnya

Prancis-Polinesia minta PBB cabut Tahiti dari daftar dekolonisasi

Selanjutnya

Restoran di Auckland pertama sajikan masakan khas Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe