Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Selandia Baru dan Australia akhirnya berikan dana COP23 ke Fiji
  • Senin, 22 Mei 2017 — 13:20
  • 994x views

Selandia Baru dan Australia akhirnya berikan dana COP23 ke Fiji

Australia dan Selandia Baru akhirnya mengucurkan dana bantuan untuk Fiji yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan internasional membahas perubahan iklim (COP23) senilai lebih dari 5 miliar dolar AS.
Perdana Menteri Fiji, Frank Bainimarama./RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Bonn, Jubi – Australia dan Selandia Baru akhirnya mengucurkan dana bantuan untuk Fiji yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan internasional membahas perubahan iklim (COP23) senilai lebih dari 5 miliar dolar AS.

Berdasarkan anggaran kebutuhan yang diumumkan oleh laman COP23 di Fiji, dibutuhkan dana senilai kurang lebih 26,7 miliar dolar AS. Kemarin, Australia mengumumkan komitmennya untuk mengucurkan dana senilai 4,28 miliar dolar AS dan sebagian dana tersebut diperuntukkan bagi dana konsultasi dengan negara kepulauan di Pasifik.

Sementara, Selandia Baru berkomitmen akan mengucurkan dana senilai 900.000 dolar AS. Duta besar bidang perubahan iklim Selandia Baru, Jo Tyndall juga menyediakan diri sebagai penasihat perubahan iklim bagi Fiji setiap saat dibutuhkan.

Baru-baru ini Fiji menyatakan kekecewaannya karena dana penyelenggaraan pertemuan COP23 belum juga terkumpul. Padahal, pertemuan COP23 ini adalah momentum membahas kelanjutan Kesepakatan Paris.

Perdana Menteri Fiji, Frank Bainimarama mengatakan bahwa pihaknya telah menerima dana dari Tiongkok, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Jerman. Selain itu, juga dari organisasi-organisasi internasional seperti United Nations Development Program (UNDP) dan Asian Development Bank (ADB). Selandia Baru dan Australia baru belakangan memutuskan besaran dana yang akan mereka kucurkan untuk membantu biaya penyelenggaraan COP23.

Perdana Menteri Selandia Baru, Gerry Brownlee mengatakan bahwa konferensi ini akan menjadi even sangat penting karena akan membicarakan aturan-aturan mengikat untuk melaksanakan Kesepakatan Paris di tiap negara yang menandatangani.

Menteri Pembangunan Internasional dan Pasifik Australia, Concetta Fierravanti-Wells mengatakan bahwa dua per tiga dari dana yang akan mereka kucurkan diperuntukkan bagi mendukung secretariat COP23 Fiji dan sisanya untuk mendukung forum konsultasi di antara negara-negara kepulauan Pasifik sehingga dapat memastikan negara-negara ini ikut berkontribusi dalam COP23. **

loading...

Sebelumnya

Perusahaan tambang AS sudah berikan uang perizinan

Selanjutnya

O’Neill memilih terus menambah utang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6123x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5721x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3827x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe