Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Fraksi Hanura akan usulkan pansus prospek
  • Senin, 22 Mei 2017 — 13:54
  • 1049x views

Fraksi Hanura akan usulkan pansus prospek

"Rakyat Papua ada di kampung-kampung. Kami ingin mengetahui realisasinya. Kami hargai, niat baik gubernur memperhatikan kesejahteraan orang asli Papua, namun kalau tidak terealisasi, apa yang bisa kita harapkan," ujarnya.
Ilustrasi Dana Prospek - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Angela Flassy
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPR Papua menyatakan akan mengusulkan kepada pimpinan dewan pembentukan panitia khusus (Pansus), terkait dana program strategis pembangunan kampung (Prospek) Pemprov Papua.

"Kami akan usulkan kepada pimpinan dewan dalam rapat badan musyawarah (bamus). Kami akan mengajak fraksi lain di DPR Papua mengusulkan pembentukan pansus ini," kata Wakil Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Stefanus Kaisiepo kepada Jubi, akhir pekan lalu.

Menurutnya, pembentukan Pansus Prospek penting untuk mengetahui sejauh mana realisasi dan keberhasilan program itu. Apakah benar-benar dapat dirasakan masyarakat di kampung-kampung atau tidak.

"Rakyat Papua ada di kampung-kampung. Kami ingin mengetahui realisasinya. Kami hargai, niat baik gubernur memperhatikan kesejahteraan orang asli Papua, namun kalau tidak terealisasi, apa yang bisa kita harapkan," ujarnya.

Hal serupa dikatakan Sekretaris Fraksi Hanura DPR Papua, Betrix Monim. Menurutnya, ketika ia reses dan kunjungan kerja, beberapa hal menjadi aspirasi masyarakat termasuk dana Prospek.

"Misalnya di Kabupaten Sarmi di Distrik Pantai Timur Barat yang memiliki 13 kampung. Ada kampung yang sejak 2013 dan 2015 belum dapat dana Prospek sama sekali. Padahal kampung itu dapat alokasi dana desa (ADD) dari pemerintah pusat," katanya.

Menurutnya, ia sempat bertanya kepada aparatur kampung, apakah kampung mereka dibentuk sudah sesuai aturan. Ada SK dan lain-lain, aparatur kampunga menyatakan sudah. Kalau kampung itu tak ada SK tidak mungkin dapat ADD.

"Ada tujuh kampung saja di distrik itu yang dapat dana Prospek. Tapi tahun lalu semua kampung tidak dapat dana Prosepek sama sekali. Kami tidak ingin mencari kesalahan, tapi mendorong segera terjadi pemerataan pembangunan dan program pemprov tepat sasaran," ucapnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Izin disebut pintu masuk ilegal loging

Selanjutnya

Pembunuhan Pius Kulua, cerminan watak kolonialisme di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe