close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Inilah alasan guru tak betah di tempat tugas
  • Senin, 22 Mei 2017 — 18:24
  • 1066x views

Inilah alasan guru tak betah di tempat tugas

Sentani, Jubi – Sejumlah guru berstatus aparat sipil negara (ASN) tak betah dan meninggalkan tempat tugasnya karena faktor uang.
Proses belajar mengajar di salah satu sekolah di Sentani – Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Sejumlah guru berstatus aparat sipil negara (ASN) tak betah dan meninggalkan tempat tugasnya karena faktor uang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam mengatakan, guru-guru meninggalkan tempat tugasnya karena banyak tunjangan dan gaji yang diperoleh. Dengan memiliki banyak uang mereka seenaknya melakukan apa saja tanpa memikirkan tugasnya sebagai guru.

“Hal ini tentu berbeda dengan guru-guru di masa lampau yang bekerja karena panggilan hati,” katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (22/5/2017).

Ia mengakui, gejala tersebut tak hanya terjadi di Kabupaten Jayapura, tetapi juga di daerah lainnya di tanah ini. Padahal tunjangan profesi yang diterima dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan mereka. Maka dari itu, pihaknya menyiasatinya dengan mengontrak sejumlah guru.

“Kelihatannya tenaga kontrak yang lebih maksimal dan efisien dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya ketimbang guru yang berstatus pegawai negeri,” katanya.

Salah satu guru di Lembah Grimenawa, Jimmy Klif menilai menjadi guru tak semudah membalikkan telapak tangan.

“Tidak semua guru yang ditugaskan selalu meninggalkan tempat tugasnya,” kata Jimmy.

Menurut dia tunjangan yang diberikan negara kepada guru tentu sesuai dengan apa yang mereka lakukan. Tunjangan itu juga harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Fasilitas pendukung juga harus dipenuhi demi menunjang proses belajar mengajar.

Ia tak menampik bahwa medan yang sulit juga menjadikan guru meninggalkan tempat tugasnya. (*)

loading...

#

Sebelumnya

Pemkab Jayapura sosialisasi kearsipan daerah

Selanjutnya

Di Demta, Anak PAUD belajar di gudang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4947x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4326x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4034x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2524x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2476x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe