Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Wisatawan Raja Ampat wajib beli KJL
  • Selasa, 23 Mei 2017 — 07:33
  • 1140x views

Wisatawan Raja Ampat wajib beli KJL

“Awalnya tarif untuk turis lokal Rp 250.000 menjadi Rp 500.000, sedangkan turis manacanegara Rp 500.000 – Rp 1.000.000,” kata Aminah kepada Jubi di Sorong, Senin (22/5/2017).
Kartu Jasa Lingkungan (KJL) yang dikeluarkan BLUD bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Raja Ampat – Jubi/Florence Niken
Florence Niken
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sorong, Jubi – Setiap wisatawan baik lokal maupun mancanegara wajib memiliki KJL (Kartu Jasa Lingkungan) bila ingin berwisata ke kawasan Raja Ampat.

Sebelum adan kartu ini tarif masuk wisata di bawah pengelolaan pemerintah daerah dan beberapa sektor. Namun tahun 2015, pengelolaannya dilaksanakan oleh BLUD UPTD KKPD Raja Ampat termasuk perubahan tarif masuk tersebut.

Koordinator Tarif Jasa Pemeliharaan Lingkungan BLUD Raja Ampat, Siti Aminah mengatakan, perubahan itu didasari survei kesadaran yang dilakukan pihaknya. Sehingga selain pemerintah menyerahkan pengelolaan kawasan dilakukan oleh BLUD UPTD KKPD Raja Ampat, maka tarifnya pun berubah.

“Awalnya tarif untuk turis lokal Rp 250.000 menjadi Rp 500.000, sedangkan turis manacanegara Rp 500.000 – Rp 1.000.000,” kata Aminah kepada Jubi di Sorong, Senin (22/5/2017).

Menurut dia KJL ini berlaku hingga setahun dan dapat diperoleh di tiga lokasi, yaitu di Sorong, bandara dan pelabuhan laut Waisai, Raja Ampat.

Hasil penjualan KJL akan diserahkan untuk pembangunan Raja Ampat sebesar 30 persen untuk PAD. Sisanya dikelola BLUD, termasuk dana kesejahteraan masyarakat, yang akan dibagikan tiap tahun kepada 117 kampung dalam bentuk barang, sesuai kebutuhan masing-masing yang diajukan ke BLUD.

Salah satu wisatawan , Jersey (35) mengaku keberatan dengan pembelian KJL yang hanya dibeli dan berlaku selama setahun.

“Saya sih ngerti maksud KJL ini, jadi saran saya sosialisasi lebih ditingkatkan di masyarakat,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

 Gempa 4,4 SR guncang Kabupaten Teluk Bintuni

Selanjutnya

Marga Bewela tolak datangkan material reklamasi Pantai Dofior

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6958x views
Dunia |— Jumat, 23 Februari 2018 WP | 3570x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 3173x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2422x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe