Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Marga Bewela tolak datangkan material reklamasi Pantai Dofior
  • Selasa, 23 Mei 2017 — 07:38
  • 1432x views

Marga Bewela tolak datangkan material reklamasi Pantai Dofior

“Sebagai warga pribumi marga Bewela menolak pengiriman material atau batu dari Manado. Pemerintah kota harus serius menyikapi hal ini,” katanya.
Penekanan tombol serine sebagai tanda dibukanya pencanangan Groundbreaking reklamasi Pantai Dofior seluas 25 hektare – netralitas.com
Niko MB
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sorong, Jubi  Sejumlah warga yang mengatasnamakan marga Bawela (Moi) menggelar demo untuk menolak mendatangkan material dari Manado, Sulawesi Utara untuk proyek reklamasi Pantai Dafior, Sorong, Papua Barat.

Aksi yang dilakukan pada Kamis (18/5/2017) itu spontan dilakukan karena PT Pelindo dan PT WIKA mendatangkan material dari luar untuk penimbunan pantai.

Salah satu pemilik ulayat, Wellem Bewela ketika menyampaikan aspirasinya mengatakan, perusahaan harus mengambil material dari wilayah adat marga atau keret Bewela tanah Maalamoi.

“Sebagai warga pribumi marga Bewela menolak pengiriman material atau batu dari Manado. Pemerintah kota harus serius menyikapi hal ini,” katanya.

Pihaknya pun akan melakukan aksi lanjutan dua pekan mendatang dan menurunkan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tak segera direspons.

“Kami akan melakukan pemalangan dengan adat suku Moi jika tuntutan kami tidak di respons,” ujarnya.

Menurut dia marga itu tak menolak proyek reklamasi. Namun materialnya jangan diambil dari luar tanah Papua.

“Kami mempertanyakan kenapa harus bahan baku material didatangkan dari luar Papua, padahal daerah kita ini juga banyak menghasilkan batu dan kenapa tidak memanfatkan batu dari wilayah sendiri yang dapat membantu dan menghidupi orang Moi,” katanya.

Pihak Pelindo dan PT. Wika selaku pengembang belum berhasil dikonfirmasi. (*)

loading...

Sebelumnya

Wisatawan Raja Ampat wajib beli KJL

Selanjutnya

Kaimana targetkan semua anak kantongi kartu identitas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4863x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4285x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4147x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3484x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2932x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe