Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Faktor biaya diduga penyebab sejumlah klub tak ikut Liga 3
  • Selasa, 23 Mei 2017 — 08:29
  • 1302x views

Faktor biaya diduga penyebab sejumlah klub tak ikut Liga 3

"Kemungkinan inilah yang dihadapi klub-klub ini. Semua kembali kepada pemerintah daerah dalam dukungan dana. Namun ada surat edaran Mendagri, untuk Liga 3 dapat menggunakan dana APBD," kata Jack Komboy kepada Jubi, Senin (22/5/2017).
Pemain Persiyali (kanan) berjibaku dengan pemain Persiwa (kiri) pada laga uji coba di PLTD Waena – Jubi/Jean Bisay
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Jean Bisay

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Direktur Kompetisi Liga 3 Wilayah Papua, Jack Kamasan Komboy menyatakan, beberapa asosiasi sepakbola kabupaten (Askab) di Papua tidak ambil bagian dalam Liga 3 yang pembukaannya akan digelar, Rabu (24/5/2017) di Stadion Mandala Jayapura. Tidak ikutnya sejumlah tim itu diduga lantaran terkendala dana.

Ia mengatakan, Asprov PSSI Papua tidak bisa memaksakan Askab ambil bagian karena berkaitan dengan anggaran.

"Kemungkinan inilah yang dihadapi  klub-klub ini. Semua kembali kepada pemerintah daerah dalam dukungan dana. Namun ada surat edaran Mendagri, untuk Liga 3 dapat menggunakan dana APBD," kata Jack Komboy kepada Jubi, Senin (22/5/2017).

Sebanyak 20 tim akan berlaga dalam kompetisi Liga 3 wilayah Papua. Panitia mengklaim, persiapan tak menemui kendala. Selasa (23/5/2017), panitia berencana menggelar meeting klub di GOR Waringin Kota Jayapura.

"Screening pemain juga sudah dilakukan Asprov PSSI Papua, selaku penyelenggara kompetisi. Kami meminta tim yang belum melengkapi administrasi pemainnya, segera melengkapi," harapnya.

Katanya, screening pemain yang dilakukan panitia cukup ketat. Untuk itu, jika ada pemain tim persyaratannya belum lengkap semisal KTP, kartu keluarga, ijazah, akte kelahiran, bisa saja tidak dapat dimainkan.

"Kami sudah sampaikan aturan yang ada. Semua petunjukkan dan regulasi Liga 3 sudah jelas. Jangan ada yang melanggarnya. Kalau nanti ada pemain yang tidak lolos screening, timnya harus menerima keputusan itu, karena ini aturan yang ditetapkan PSSI," kata mantan pemain belakang Persipura itu.

Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah selesai melakukan pemeriksaan berkas administrasi dan tes kesehatan (pemeriksaan gigi) para pemain setiap tim.

“Asprov sudah selesai lakukan screening berkas pemain sejak tanggal 16 Mei kemarin. Hari pertama ada lima tim, lalu tanggal 17 Mei 13 tim, kemudian hari ini ada empat tim,” katanya pekan lalu.

Rocky menyebutkan ke-20 tim yang sudah dipastikan ikut kompetisi Liga 3 masing-masing Persidafon Dofonsoro, Persitoli, Persiyali, Persewar, Persipani, Persemi, Persimer, Persintan, Persimi, Persilany, Persiker, Persipuncak, Persido, Emsyik FC, Persimap, Deiyai Putra FC, Persemar, Sarmi FC, Oksibil FC dan Persiori. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Persipura lompat peringkat 3 usai gilas Persiba 2-0

Selanjutnya

Persipani kurang mendapat dukungan Pemkab Paniai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe