Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. 47 kura-kura berhidung babi dilepas ke alam bebas
  • Selasa, 23 Mei 2017 — 15:03
  • 1054x views

47 kura-kura berhidung babi dilepas ke alam bebas

Sebanyak 47 kura-kura berhidung babi dilepaskan ke alam bebas setelah dikonservasi di Taman Alam Port Moresby selama dua tahun.
Kura-kura berhidung babi. /active-body.info
Post Courier
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Sebanyak 47 kura-kura berhidung babi dilepaskan ke alam bebas setelah dikonservasi di Taman Alam Port Moresby selama dua tahun. Untuk mempermudah proses pengawasan perkembangan hidup mereka di alam bebas, setiap kura-kura ini dilengkapi oleh alat radio kecil yang dapat mentransmisi keberadaan mereka.

Para peneliti diharapkan dapat terus memonitor kehidupan kura-kura di alam bebas. Upaya konservasi kura-kura berhidung babi ini merupakan kerjasama antara Universitas Canberra, Taman Alam Port Moresby, dan para pemilik lahan di Kikori yang juga disponsor ExxonMobil.

Pelepasan kura-kura kea lam bebas itu dilakukan pada 22 Mei berbarengan dengan peringatan Hari Kura-kura Sedunia. Program ini merupakan salah satu program unggulan Taman Alam Port Moresby dan dianggap berhasil karena merupakan yang pertama kali dilakukan dalam rangka menyelamatkan spesies langka ini.

Selama lebih dari 30 tahun, penurunan populasi kura-kura berhidung babi berlangsung sangat tajam di Kikori akibat penangkapan yang tidak terkendali oleh para penduduk lokal. Mereka menangkap kura-kura untuk diambil telurnya dan kura-kura dewasa dimakan dagingnya.

Sejak upaya konservasi dilakukan dua tahun lalu, kura-kura berhidung babi bahkan tidak dipertunjukkan kepada publik yang mengunjungi Taman Alam Port Moresby. Namun, kura-kura ini akhirnya bisa dipertunjukkan kepada publik setelah ExxonMobil membangun sebuah gedung display agar kura-kura dapat dipertunjukkan dan dipelajari oleh publik dari jarak dekat.

Kurator di Taman Alam Port Moresby, Brett Smith mengatakan bahwa program konservasi ini sangat penting dalam menyelamatkan spesies langka tersebut. “Kami akan melanjutkan studi tentang kura-kura ini termasuk pertumbuhan ukuran dan berat mereka serta mencari strategi yang tepat untuk menyelamatkan mereka dari pemburuan masyarakat,” tuturnya. **

loading...

Sebelumnya

Pengungsi di Pulau Manus kirim surat ke PM Selandia Baru

Selanjutnya

Partai Kanak imbau pengikutnya menghadang Front Nasional

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe