Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Yayasan Pegunungan Bintang klarifikasi pergantian ketua Stiper
  • Selasa, 23 Mei 2017 — 18:01
  • 1022x views

Yayasan Pegunungan Bintang klarifikasi pergantian ketua Stiper

Sentani, Jubi - Ketua Yayasan Pegunungan Bintang Jayapura, Jeffri De Fretes mengklarifikasi soal informasi tentang pengangkatan pelaksana tugas (plt.) oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Santo Thomas Aquinas yang dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 1999 pasal 61 ayat (3).
Proses penyerahan tugas bagi Plt Stiper St. Tomas Aquinas Jayapura oleh Yayasan Pegunungan Bintang Jayapura – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi - Ketua Yayasan Pegunungan Bintang Jayapura, Jeffri De Fretes mengklarifikasi soal informasi tentang pengangkatan pelaksana tugas (plt.) oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Santo Thomas Aquinas yang dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 1999 pasal 61 ayat (3).

Dalam pasal ini disebutkan ketua sekolah tidak mempunyai kewenangan untuk mengangkat siapapun untuk menjabat sebagai pejabat ketua dan atau pelaksanan tugas tanpa sepengetahuan penyelenggara (yayasan).

Menurutnya, dalam hubungan kelembagaan yayasan tidak bertanggung jawab ke Pendidikan Tinggi (Dikti) atau Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) tentang Carolus Matuan, yang diangkat sebagai pelaksana tugas.

“Mengacu pada PP RI Nomor 60 Tahun 1999, maka proses pengangkatan plt. oleh ketua Stiper sangat tidak mendasar. Carolus Matuan termasuk dalam bagian kami, yang akan melaksanakan tugas koordinasi dengan berbagai pihak. Proses pengangkatan plt. ini juga tanpa koordinasi dengan kami pihak Yayasan,” katanya kepada Jubi di Sentani, Selasa (23/5/2017).

Pihak yayasan tak mengintervensi semua proses perkuliahan. Namun mempunyai hak dan wewenang untuk memberhentikan dan mengangkat pejabat di kampus.

“Oleh sebab itu, sebagai pimpinan yayasan saya mengimbau kepada semua pihak yang berkompeten, mari sama-sama kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita sesuai fungsi dan tugasnya, serta menjaga situasi sekolah ini agar senantiasa berjalan dengan baik dan sesuai harapan bersama,” katanya.

Mahasiswa jurusan peternakan Stiper St. Thomas, Yosepus mengatakan, manajemen yang amburadul jangan sampai mengorbankan kepentingan mahasiswa.

“Kami mahasiswa hanya tahu datang kuliah saja, persoalan manajemen atau siapa yang akan jadi pemimpin urusan yayasan dan pihak sekolah. Jangan korbankan waktu belajar kami di sini hanya karena masalah siapa yang akan menjadi pemimpin,” katanya. (*)

 

loading...

#

Sebelumnya

Bupati Jayapura bakal panggil pemilik toko penjual minol

Selanjutnya

Guru kontrak lebih efektif daripada guru ASN

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe