Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Lelaki suka lelaki di Merauke, didominasi pelajar dan mahasiswa 
  • Selasa, 23 Mei 2017 — 18:36
  • 2004x views

Lelaki suka lelaki di Merauke, didominasi pelajar dan mahasiswa 

Merauke, Jubi - Direktur Yayasan Cenderawasih Merauke, Stef Labfoer mengungkapkan, pihaknya setiap bulan melakukan pertemuan  secara rutin bersama kelompok lelaki suka  lelaki (LSL).
Kantor Komisi Penanggulangan Aid (KPA) yang beralamat di Jalan Noari – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Direktur Yayasan Cenderawasih Merauke, Stef Labfoer mengungkapkan, pihaknya setiap bulan melakukan pertemuan  secara rutin bersama kelompok lelaki suka  lelaki (LSL).

Data riil yang dimiliki, terhitung dari bulan Juli 2016 sampai Mei 2017, sebanyak 228 orang. Jumlah tersebut, lebih banyak didominasi oleh kalangan pelajar serta mahasiswa dengan usia antara 15-24 tahun.

“Memang untuk sekarang, mereka sangat tertutup dan hanya orang tertentu  mengetahui. Ya, karena setiap bulan saya melakukan pertemuan, makanya tahu pasti  identitasnya,” ujar Labfoer kepada Jubi Selasa (23/5/2017).

Lelaksi seks lelaki itu, lanjut Labfoer, sangat rentan terjangkit penyakit HIV/AIDS. Karena dari hasil penelusuran yang dilakukan, rupanya penggunaan kondom di kalangan mereka sangat kecil ketika melakukan hubungan seks.

“Untuk satu orang selama sebulan, hanya menggunakan satu kondom. Betul juga bahwa diantara ratusan kelompok lelaki seks lelaki,  telah ada yang terjangkit penyakit HIV/AIDS,” tuturnya.

Ditanya alasan hingga antara lelaki saling melakukan hubungan seks, Labfoer mengaku, selain karena gen, juga faktor  pendidikan dalam keluarga, kekerasan seks dan lain-lain. Sedangkan menyangkut tempat melakukan transaksi seks, Labfoer enggan menyebutkannya.

Sekretaris Komisi Penagggulangan AIDS(KPA) Kabupaten Merauke, Tuban Sriyono membenarkan adanya kelompok lelaki seks lelaki  dua tahun terakhir ini.

“Betul bahwa mereka sangat tertutup dan tidak sembarang orang mengetahui identitasnya. Hanya orang tertentu yang dapat masuk sekaligus beraul dengan mereka,” katanya. (*)

loading...

#

Sebelumnya

Aksi turun jalan, ratusan orang tandatangani petisi

Selanjutnya

Semua pihak diminta tekan laju penyakit HIV/AIDS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe