Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. 21 peserta ikut seleksi Duta Bahasa wilayah Papua
  • Rabu, 24 Mei 2017 — 08:22
  • 894x views

21 peserta ikut seleksi Duta Bahasa wilayah Papua

“Karena kita melihat di media ruang kita hampir semua berbahasa asing, padahal kita berada di Indonesia yang harus mengutamakan bahasa Indonesia,” ujarnya kepada Jubi, Selasa (23/5/2017).
Peserta pemilihan Duta Bahasa saat serius mengerjakan soal – Jubi/ Roy Ratumakin
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Balai Bahasa Papua kembali menggelar pencarian Duta Bahasa tingkat Provinsi Papua selama dua hari di lantai dua kantor Balai Bahasa Papua. Acara diikuti 21 peserta pelajar dan mahasiswa.

Kepala Sub Bidang Pengkajian Balai Bahasa Papua yang juga ketua panitia Arman Esesenhum menyebutkan, pemilihan Duta Bahasa didasari atas Sumpah Pemuda yang mengakui bahwa berbangsa satu, bertanah air satu, dan menjunjung bahasa persatuan.

“Karena kita melihat di media ruang kita hampir semua berbahasa asing, padahal kita berada di Indonesia yang harus mengutamakan bahasa Indonesia,” ujarnya kepada Jubi, Selasa (23/5/2017).

Ia mengatakan, ada beberapa poin yang ingin dicapai Balai Bahasa dalam melaksanakan pemilihan Duta Bahasa tersebut, seperti membangkitkan generasi muda untuk menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, menambah wawasan generasi muda tentang bahasa Indonesia, dan mencari tunas muda yang mampu berbahasa Indonesia, berbahasa daerah, dan berbahasa asing.

“Selain itu juga diharapkan bahasa Indonesia sebagai jati diri pemuda-pemudi Indonesia dan harapannya duta yang terpilih dapat mempengaruhi lingkungannya untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, itu yang menjadi tujuan kami mengadakan duta bahasa,” katanya.

Nikson Hesegem, seorang peserta mengatakan sangat tertarik mengikuti pemilihan, karena menurutnya Bahasa Indonesia sendiri perlu dipelajari lebih mendalam dan Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu dari Sabang sampai Merauke.

“Persiapan yang saya lakukan tidak terlalu rumit, saya hanya mempersiapkan fisik dan mental saja, karena selain tes tulis kami juga dituntut untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan baik dan benar dengan menggunakan bahasa Indonesia,” katanya.

Dikatakan, mungkin masyarakat berpikir bahasa Indonesia sangat mudah karena sering kali digunakan sebagai bahasa sehari-hari, namun menurutnya ada bahasa Indonesia yang harus diucapkan pada saat formal maupun nonformal. (*)

loading...

Sebelumnya

Stiper lakukan serah terima jabatan ketua

Selanjutnya

Mahasiswa Yahukimo di Makassar terlantar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4671x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2759x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2652x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe