Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Balai Bahasa Papua dorong mahasiswa wajib ikuti UKBI
  • Rabu, 24 Mei 2017 — 14:46
  • 2207x views

Balai Bahasa Papua dorong mahasiswa wajib ikuti UKBI

“Balai Bahasa sudah melakukan kolaborasi kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi memberlakukan UKBI sebagai prasyarat seseorang masuk ke perguruan tinggi atau pada saat menyusun skripsi dan atau akan yudisium,” katanya di ruang kerjanya, Selasa (23/5/2017).
Peserta seleksi Duta Bahasa sedang mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di Balai Bahasa Papua –Jubi/ Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Koordinator UKBI Balai Bahasa Papua, Yulius Pagappong kepada Jubi mengatakan, pihaknya sudah melakukan MoU dengan dua universitas di Papua yang berisi kesepakatan seluruh mahasiswa harus memiliki sertifikat UKBI.
 
“Balai Bahasa sudah melakukan kolaborasi kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi memberlakukan UKBI sebagai prasyarat seseorang masuk ke perguruan tinggi atau pada saat menyusun skripsi dan atau akan yudisium,” katanya di ruang kerjanya, Selasa (23/5/2017).
 
Dikatakan, untuk 2017, Balai Bahasa Papua sudah MoU dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kabupaten Jayapura dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Alfatah Jayapura.
 
“Ke depan akan menyusul Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen), Universitas Ottow dan Geisler, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), dan beberapa perguruan tinggi lainnya di Papua dan Papua Barat,” katanya.
 
Yulius Pagappong mengatakan, di Papua dan Papua Barat peserta yang sudah mengikuti UKBI 1.727.000 orang.
 
UKBI, katanya, dilakukan pemerintah untuk menguji kemahiran seseorang dalam berbahasa Indonesia dan yang diukur adalah kemahiran seseorang sasarannya pelajar, SMA/SMK kelas 12, mahasiswa, guru, dosen, pejabat tinggi negara, pejabat pemerintah seperti gubernur, walikota, bupati, ASN, POLRI, TNI, dan masyarakat umum.
 
Kepala Sub Bidang Pengkajian Balai Bahasa Papua Arman mengatakan, UKBI bisa dilaksanakan dengan jumlah peserta minimal 20 orang. Calon peserta bisa langsung datang sendiri untuk mendaftar sebagai calon UKBI di kantor Balai Bahasa.
 
“Sertifikat berhologram akan dikeluarkan Balai Bahasa dua minggu setelah para peserta mengikuti UKBI dan tidak ada instansi atau lembaga lain selain Balai Bahasa yang mengeluarkan sertifikat tersebut, kami harapkan seluruh masyarakat Indonesia khususnya Papua bisa mengikuti UKBI ini sehingga bisa mengetahui sejauh mana pengetahuan bahasa dan juga kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benarnya,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kepala SMA-MA se-Kabupaten Jayapura ikuti workshop pendidikan karakter

Selanjutnya

Imanuel dan Ewis terpilih jadi Duta Bahasa 2017

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe