Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Distributor dilarang menimbun bahan pangan
  • Rabu, 24 Mei 2017 — 14:54
  • 1922x views

Distributor dilarang menimbun bahan pangan

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Jayapura, Hilarius Warsito mengatakan, harga di pasar terbesar di daerah itu meski tergolong normal, tetapi akan dipantau.
Bahan pokok yang dijual oleh para pedagang di pasar Pharaa Sentani – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Menjelang ramadan atau bulan puasa umat Muslim tahun distributor dilarang menimbun bahan pangan lalu menjualnya kembali. Hingga kini harga di Pasar Pharaa masih normal.
 
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Jayapura, Hilarius Warsito mengatakan, harga di pasar terbesar di daerah itu meski tergolong normal, tetapi akan dipantau.
 
“Harga bahan pokok di pasar ini terus kami pantau dari hari ke hari perkembangannya. Kami juga meminta kepada para distributor yang sering memanfaatkan situasi menjelang hari-hari besar keagamaan agar tidak melakukan penimbunan barang,” katanya kepada Jubi di Sentani, Rabu (24/5/2017).
 
Harga barang yang masih normal adalah gula pasir, daging, sayur-mayur, cabai dan rempah-rempah lainnya serta ikan dan telur.
 
“Untuk harga daging masih normal saat ini, kisaran harganya Rp 80.000/kg. Demikian juga dengan harga ikan laut dan rempah-rempah seperti cabai, sayur-mayur dan bahan toko, seperti gula pasir dan beras,” katanya.
 
Salah satu pedagang di Pasar Pharaa, Alimudin mengaku, harga bahan pokok yang dijualnya ini tidak akan naik sebelum ada informasi kenaikan harga.
 
“Harga bahan pokok akan naik kalau ada informasi. Saat ini kita masih menjual dengan harga yang biasa digunakan saat ini, seperti sayur kami kenakan harga Rp 5.000 per ikat. Dengan juga tomat, bawang dan cabai yang dijual per tumpuk mencapai Rp 5.000,” kata Alimudin. (*)
 
 

loading...

Sebelumnya

97,93 persen usaha di Papua adalah sektor UMKM

Selanjutnya

Gedung baru Pasar Pharaa kini ditempati pedagang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5425x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2855x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2744x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe