Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Distributor dilarang menimbun bahan pangan
  • Rabu, 24 Mei 2017 — 14:54
  • 2075x views

Distributor dilarang menimbun bahan pangan

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Jayapura, Hilarius Warsito mengatakan, harga di pasar terbesar di daerah itu meski tergolong normal, tetapi akan dipantau.
Bahan pokok yang dijual oleh para pedagang di pasar Pharaa Sentani – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Menjelang ramadan atau bulan puasa umat Muslim tahun distributor dilarang menimbun bahan pangan lalu menjualnya kembali. Hingga kini harga di Pasar Pharaa masih normal.
 
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Jayapura, Hilarius Warsito mengatakan, harga di pasar terbesar di daerah itu meski tergolong normal, tetapi akan dipantau.
 
“Harga bahan pokok di pasar ini terus kami pantau dari hari ke hari perkembangannya. Kami juga meminta kepada para distributor yang sering memanfaatkan situasi menjelang hari-hari besar keagamaan agar tidak melakukan penimbunan barang,” katanya kepada Jubi di Sentani, Rabu (24/5/2017).
 
Harga barang yang masih normal adalah gula pasir, daging, sayur-mayur, cabai dan rempah-rempah lainnya serta ikan dan telur.
 
“Untuk harga daging masih normal saat ini, kisaran harganya Rp 80.000/kg. Demikian juga dengan harga ikan laut dan rempah-rempah seperti cabai, sayur-mayur dan bahan toko, seperti gula pasir dan beras,” katanya.
 
Salah satu pedagang di Pasar Pharaa, Alimudin mengaku, harga bahan pokok yang dijualnya ini tidak akan naik sebelum ada informasi kenaikan harga.
 
“Harga bahan pokok akan naik kalau ada informasi. Saat ini kita masih menjual dengan harga yang biasa digunakan saat ini, seperti sayur kami kenakan harga Rp 5.000 per ikat. Dengan juga tomat, bawang dan cabai yang dijual per tumpuk mencapai Rp 5.000,” kata Alimudin. (*)
 
 

loading...

Sebelumnya

97,93 persen usaha di Papua adalah sektor UMKM

Selanjutnya

Gedung baru Pasar Pharaa kini ditempati pedagang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe