Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Pengadilan Agama tangani 186 kasus perceraian
  • Kamis, 25 Mei 2017 — 17:33
  • 1852x views

Pengadilan Agama tangani 186 kasus perceraian

Ada dua macam kasus perkara perceraian yang masuk, yaitu cerai gugat yang dilakukan oleh istri dan cerai talak yang dilakukan oleh suami. Perceraian gugatan oleh istri lebih mendominasi kasus-kasus tersebut.
Ilustrasi perceraian – Republika.co,id
Agus Pabika
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Pengadilan Agama Jayapura hingga 24 Mei 2017 mencatat 186 kasus perkara perceraian dan isbat nikah yang sudah masuk dan ditetapkan sebagai PMH atau menungu majelis hakim yang mau menangani kasus tersebut.
 
Hal tersebut di katakan Humas Pengadilan Agama Jayapura, Nurul Huda kepada Jubi di ruang kerjanya, Rabu (24/5/2017).
 
Ada dua macam kasus perkara perceraian yang masuk, yaitu cerai gugat yang dilakukan oleh istri dan cerai talak yang dilakukan oleh suami. Perceraian gugatan oleh istri lebih mendominasi kasus-kasus tersebut.
 
“Setiap hari ada sidang perkara dan putusan. Dalam sehari biasanya seperti kemarin (Senin, 23/5/2017), dari 9 sidang 4 yang putus karena tidak semua harus diputuskan, tapi kita (pengadilan) melakukan mediasi dulu untuk selesaikan masalah, kalau tidak bisa lagi ya kita putuskan,” katanya.
 
Disebutkan, dari semua kasus perceraian yang terjadi disebabkan karena perselingkuhan, tidak diberi nafkah, ditinggal pergi atau suami tidak bertanggung jawab dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
 
Menurutnya dalam akhir tahun 2017 diperkirakan kasus perkara biasa mencapai 350-400 perkara yang masuk di pengadilan. Dalam melakukan proses persidangan tidak ada kendala, baik pemohon maupun pengadilan karena prosesnya mudah dan tidak di persulit oleh pihak pengadilan dalam hal persyaratan dan bantuan hukum lainnya.
 
Sementara itu Ketua Pengadilan Agama Jayapura, Hamzah mengatakan, Pengadilan Agama Jayapura memberikan bantuan hukum gratis bagi orang miskin yang tersangkut masalah seperti di atas. (*)

loading...

Sebelumnya

Hari pertama jabat wali kota, BTM sidak di sejumlah instansi

Selanjutnya

Pembangunan rumah di daerah resapan air dipertanyakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4860x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4273x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4130x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3475x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2921x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe