Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Selvina mampu hidupi keluarga dengan berkebun sayur
  • Kamis, 25 Mei 2017 — 18:01
  • 2120x views

Selvina mampu hidupi keluarga dengan berkebun sayur

“Sayur yang saya jual semua dari hasil kebun saya yang saya tanam sendiri bersama teman-teman lain di pinggir kali,” katanya.
Mama Selvina memotong sayur petatas di kebunnya untuk dibawa ke Pasar Youtefa – Jubi/ Agus Pabika.
Agus Pabika
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Dalam menjalankan usaha tidak harus tergantung pada kemampuan, tapi yang paling penting adalah ketekunan. Mama Selviana, 53 tahun, misalnya bisa sukses berjualan sayur petatas di Pasar Youtefa dengan menekuninya sejak empat tahun silam.
 
Agar sukses dan lebih banyak untung, ia membuat kebun petatas sendiri di pingiran kali STM Kotaraja.  
 
“Sayur yang saya jual semua dari hasil kebun saya yang saya tanam sendiri bersama teman-teman lain di pinggir kali,” katanya.
 
Ia menjual seikat sayur Rp10 ribu dan untuk ikatan lebih  besar Rp25 ribu. Jika berjualan pagi, ia sudah memotong sayur di kebunnya saat subuh. Jika berjualan sore ia memotong siang.
 
“Tapi kadang ada acara besar pembeli langsung datang ke kebun,” ujarnya.
 
Agar kebunnya terawat, ia rajin membersihkan rumput kecil di sekitar kebun. Rumput-rumput tersebut jika tidak dibersihkan akan mempengaruhi kualitas sayur. Selain itu juga diberi pupuk agar daunnya tidak dimakan ulat.
 
Ia menceritakan, dari usaha kebun dan berjualan sayur ia mampu menghidupi keluarga.
Baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk biaya sekolah anak dan ditabung untuk keperluan lain.
 
“Saya tidak punya pekerjaan lain selain menjual sayur,” ujarnya.
 
Mama Lena juga memiliki kebun berdekatan dengan mama Selvina. Lena merasa terbantu dengan kebun, karena bisa berjualan dari hasil kebunnya dan tidak lagi membeli dari orang lain. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Sopir angkot minta terminal Pasar Pharaa segera direnovasi

Selanjutnya

Pinang banjir di Pasar Pahara, harga pun turun

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe