Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. BTM: Kalau ada tepung di rambut, mari kita cabut rambutnya
  • Sabtu, 27 Mei 2017 — 10:14
  • 2481x views

BTM: Kalau ada tepung di rambut, mari kita cabut rambutnya

“Kalau  ada tepung di rambut mari kita cabut rambut itu, supaya rambut yang lain tidak terkena tepung, supaya umat kita aman, damai dan sejahtera, sebab kota Jayapura adalah rumah, honai kita, istana kita,” katanya di Jayapura, Jumat (26/5/2017).
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano ketika menggelar pertemuan dengan semua pihak untuk menyikapi kericuhan di Padangbulan – Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak untuk menyikapi bentrokan yang dipicu dugaan pembakaran buku-buku agama di Padangbulan, Ditrik Heram, Kamis (25/2017).
 
Ia mengatakan, para pendeta, ustadz dan semua tokoh diharapkan memberikan kesejukan kepada umatnya.
 
“Kalau  ada tepung di rambut mari kita cabut rambut itu, supaya rambut yang lain tidak terkena tepung, supaya umat kita aman, damai dan sejahtera, sebab kota Jayapura adalah rumah, honai kita, istana kita,” katanya di Jayapura, Jumat (26/5/2017).
 
Ia bahkan mengajak semua pihak agar berkomitmen menjaga tanah Papua. “Kejadian yang terjadi kemarin tidaklah kami inginkan bersama. Untuk itu jika, kami semuanya bisa menahan diri, jangan sampai kejadian-kejadian yang lalu, yang tentunya akan berakibat kepada kerugian kerugian baik personil dan material,” katanya.
 
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen George Elnadus Supit mengatakan, orang Kristen harus mengedepankan kasih, karena kasih adalah segala-galanya. Tanpa kasih, maka orang Kristen tidak bisa hidup berdampingan dan damai.
 
“Kami mohon kepada semua peserta pertemuan saat ini untuk kami memberikan kesejukan, memberikan penerangan yang benar kepada umat masing-masing. Sehingga kejadian ini tidak ada akses atau berkelanjutan yang bisa membuat tidak kondusif wilayah yang sudah aman ini,” katanya.
 
Ia berjanji akan menyelesaiakan persoalan ini secara transparan. Jika personil TNI yang melakukan kesalahan, maka akan dikenai sanski sesuai aturan yang berlaku.
 
Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar juga mengajak masyarakat Kota Jayapura agar terus berupaya menjaga perdamaian, rukun dan gotong royong.
 
 “Atas kejadian pembakaran kitab yang diduga Alkitab di lingkungan mess Kasrem KPK sangat menyayangkan karena informasi begitu cepat tersebar di masyarakat melalui media  sosial, hingga menimbulkan reaksi dari masyarakat Kota Jayapura,” katanya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Hari pertama jabat walikota, BTM sidak di sejumlah instansi

Selanjutnya

Disperindakop akan lakukan operasi pasar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe