Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Lima hari listrik padam, warga Tambrauw mengeluh 
  • Senin, 29 Mei 2017 — 08:23
  • 1679x views

Lima hari listrik padam, warga Tambrauw mengeluh 

“Jangan hanya slogan. Harus ada bukti nyata di lapangan,” katanya kepada Jubi di Tambrauw, Minggu (28/5/2017). 
Ilustrasi mati listrik – Jubi/blogspot.co.id
Niko MB
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sausapor, Jubi – Warga Distrik Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat mengeluhkan kondisi listrik yang mengalami pemadaman sejak 22 Mei 2017 hingga Minggu (28/5/2017).

Warga Sausapor, Tomas mengatakan, PLN dan Pemkab Tambrauw jangan hanya tidur dan mengabaikan kondisi yang terjadi. Padahal, lanjutnya, Presiden Jokowi dan Dirut PLN serta Kementerian ESDM sudah memprogramkan kampung terang. 

“Jangan hanya slogan. Harus ada bukti nyata di lapangan,” katanya kepada Jubi di Tambrauw, Minggu (28/5/2017). 

Disebutnya, selain sudah disediakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), PT. PLN juga menyediakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebagai tenaga listrik pembantu jika PLTMH tidak dapat menyuplai listrik.
 
Kondisi PLTMH milik BUMD, PT Tambrauw Bersinar tersebut diketahui belum beroperasi secara optimal karena bergantung pada debit air yang ditampung. Jika debit air sedikit, maka pasokan listrik hanya bisa bertahan selama empat jam. Selebihnya dilakukan pemadaman untuk menjalankan turbin PLTMH. 

Pimpinan PT. PLN Area Sorong, Aep Saepudin sebelumnya menjelaskan, saat PLTD beroperasi, masyarakat di Sausapor tak perlu khawatir, karena dua mesin PLTD yang digunakan memiliki kapasitas daya yang cukup kuat, untuk menerangi wilayah distrik Sausapor.

“Paling saat antara PLTMH ke PLTD akan mati sebentar, lalu setelah akan kembali menyala lagi,” kata Saepudin. 

Disinggung soal pemadaman, ia mengaku karena ada satu alat yang belum didatangkan, sehingga mesin PLTD belum dapat dilakukan. Dalam waktu dekat alat tersebut tiba di Sausapor dan PLTD dapat beroperasi.
 
Ia mengatakan, untuk sementara PLTD belum bisa beroperasi secara optimal karena hanya satu mesin yang dapat digunakan. 

“Setelah kami lihat ternyata penggunaan daya di Sausapor itu lebih besar. Karena cuma satu mesin yang menyala jadinya mungkin tidak dapat melayani semua pelanggan di Sausapor,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Hingga Mei program APBD Kaimana belum dijalankan

Selanjutnya

Penjual minol di Sorong mengaku dibekingi polisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 3048x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1205x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1179x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe