Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Penjual minol di Sorong mengaku dibekingi polisi
  • Senin, 29 Mei 2017 — 08:26
  • 2118x views

Penjual minol di Sorong mengaku dibekingi polisi

“Kalau wartawan mau bicara ketemu dan konfirmasi itu, nanti tunggu saya cek dan tanya Kasat Reskrim dulu, karena arahannya seperti itu,” kata Ongko kepada wartawan per selulernya, Minggu (28/5/2017). 
Ilustrasi minuman beralkohol dan alat elektronik ilegal yang disita di Bandara Sentani, Jayapura dan siap dimusnahkan – Jubi/Engel Wally
Niko MB
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Seorang penjual minuman beralkohol (minol) bernama Frengky alias Ongko Botak yang beroperasi di Rufey, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat mengaku dibekingi Kasat Reskrim Polres Sorong Kota dalam menjual minol meski tak berizin. 

Hal itu dikatakan Ongko Botak ketika diwawancari wartawan di lokasi penjualan miliknya di Distrik Sorong Kota. 

Menurut dia dirinya belum mengantingi izin penjualan minol karena masih menunggu proses pelantikan wali kota Sorong.

Ia mengatakan, jika ingin menanyakan izin penjualan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kasat Reskrim tersebut. Ia lalu melakukan aktivitasnya sesuai instruksi oknum polisi ini. 

“Kalau wartawan mau bicara ketemu dan konfirmasi itu, nanti tunggu saya cek dan tanya Kasat Reskrim dulu, karena arahannya seperti itu,” kata Ongko kepada wartawan per selulernya, Minggu (28/5/2017). 

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Fernando Saragih saat dikonfirmasi terpisah mengaku tidak pernah memerintahkan seperti yang dituduhkan pengusaha minol ilegal tersebut. Ia berkilah bahwa pernyataan si pengusaha tidak benar. 

“Itu tidak benar. Saya tidak pernah memerintahkan seperti itu,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Lima hari listrik padam, warga Tambrauw mengeluh 

Selanjutnya

APMS bandel akan dicabut izin operasionalnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9635x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6387x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6026x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4621x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe