Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Hakim tunda sidang 122 terdakwa pembunuhan yang terkait sihir
  • Senin, 29 Mei 2017 — 13:40
  • 1142x views

Hakim tunda sidang 122 terdakwa pembunuhan yang terkait sihir

Hakim menunda sidang atas 122 terdakwa kasus pembunuhan karena terkait isu sihir.
Ilustrasi. Hakim menunda sidang atas 122 terdakwa pembunuhan terkait sihir. /rt.com
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Hakim menunda sidang atas 122 terdakwa kasus pembunuhan karena terkait isu sihir. Sidang ini merupakan sidang dengan kasus sihir yang terbesar di Papua Nugini sepanjang sejarah karena melibatkan 122 orang terdakwa.

Hakim David Cannings menunda persidangan hingga 13 Juli mendatang untuk memberikan kesempatan kepada negara selaku penuntut untuk mematangkan draf tuntutan yang diajukan atas 122 terdakwa.

Para terdakwa yang berjumlah 122 orang itu didakwa telah menyerbu sebuah desa dan membunuh tujuh orang termasuk dua orang anak-anak yang mereka tuduh telah melakukan praktik sihir pada tahun 2014.

Pekan lalu, pihak pembela para terdakwa berpendapat bahwa negara telah salah memberikan nama-nama pelaku dan tidak dapat mengidentifikasi warga yang dituding menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.

Namun, jaksa penuntut tetap bersikukuh bahwa 122 orang yang ditangkap itu terbukti telah terlibat dalam peristiwa penyerbuan itu dengan mempersenjatai diri menggunakan senjata tajam.

Menurut hakim Cannings, kedua pihak di atas baik penuntut maupun pembela belum menyerahkan draf yang cukup detail. Hakim memerintahkan keduanya agar melengkapinya secara detail untuk disidangkan kembali pada 13 Juli mendatang. **

loading...

Sebelumnya

Bank South Pacific buka kantor di Kamboja

Selanjutnya

Ancaman Korut tunda kepindahan marinir AS ke Guam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe