Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Balai Bahasa Papua: UKBI sejajar dengan TOEFL
  • Senin, 29 Mei 2017 — 18:10
  • 1268x views

Balai Bahasa Papua: UKBI sejajar dengan TOEFL

“Uji kemahiran  berbahasa yang berlangsung kurang lebih hampir satu setengah jam ini pada kenyataannya belum terlalu dikenal bahkan diminati masyarakat Indonesia sendiri, ini terbukti dengan belum dikenalnya UKBI pada semua lapisan masyarakat,” katanya.
Peserta UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) saat menerima soal ujian dari panitia UKBI yang berlangsung di Aula Balai Bahasa – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – TOEFL (Test of English Foreign Language) saat ini sudah sangat dikenal sebagian besar masyarakat di dunia, lantas bagaimana dengan UKBI? Koordinator UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) Balai Bahasa Papua, Yulius Pagappong kepada Jubi, Senin (29/5/2017) mengatakan, UKBI diwujudkan pada awal 1990-an dan dirintis melalui berbagai peristiwa kebahasaan yang diprakarsai Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada Kongres Bahasa Indonesia IV dan V.

“Uji kemahiran  berbahasa yang berlangsung kurang lebih hampir satu setengah jam ini pada kenyataannya belum terlalu dikenal bahkan diminati masyarakat Indonesia sendiri, ini terbukti dengan belum dikenalnya UKBI pada semua lapisan masyarakat,” katanya.

Pada UKBI, jelasnya, peserta harus menyelesaikan beberapa tipe soal yang diberikan seperti mendengarkan, meresponkan kaidah, membaca, menulis, dan berbicara.

“Hasil tes akan berupa skor yang secara otomatis membagi peserta uji berada di antara tujuh tingkatan (grade-red) yang disediakan, yaitu Istimewa (skor 816-900), Sangat Unggul (717-815), Unggul (593-716), Madya (466-592), Semenjana (346-465), Marginal (247-345), serta Terbatas (162-246),” ujarnya.

Selain UKBI untuk warga masyarakat Indonesia, UKBI tersebut juga dilakukan terhadap orang Asing yang tingkatannya minimal pada tingkat Madya sudah dianggap baik, sedangkan untuk orang Indonesia standar pada tingkat Unggul.

“Hasil UKBI ini dapat menjadi faktor pertimbangan dalam penerimaan atau pengangkatan pegawai di instansi pemerintah maupun swasta, karena cara atau teknik UKBI tak ubahnya dengan tes uji kemampuan berbahasa asing seperti halnya TOEFL yang selama ini justru lebih akrab di telinga orang Indonesia,” katanya.

Ewis Elsita Taime peraih tingkatan Sangat Unggul dengan perolehan 648 poin mengaku senang karena bisa meraih hasil maksimal pada UKBI tahun ini, dan berharap apa yang diperoleh bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-harinya. (*)

loading...

Sebelumnya

Imanuel dan Ewis terpilih jadi Duta Bahasa 2017

Selanjutnya

UP2KP: Pelayanan kesehatan di Tolikara sangat memprihatinkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4884x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2803x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2702x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe