Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemuda adat jaring aspirasi masyarakat
  • Selasa, 30 Mei 2017 — 09:32
  • 1191x views

Pemuda adat jaring aspirasi masyarakat

Ketua ALPA Herman Oyaitouw mengatakan, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di Sentani Kota, 23 Mei 2017. Lalu agenda yang sama dilaksanakan pada 26 Mei dan juga dilakukan DAS Elseng, Demutru dan Oktim. Lalu DAS Yokari, Yowari, Tepera Yewena dan DAS Imbi Numbay pada 27 Mei 2017. 
ALPA melakukan temu akrab - Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Aliansi Pemuda Adat (ALPA) Kabupaten Jayapura menggelar temu akrab untuk menjaring aspirasi masyarakat di berbagai Dewan Adat Suku (DAS) di daerah itu. 

Ketua ALPA Herman Oyaitouw mengatakan, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di Sentani Kota, 23 Mei 2017. Lalu agenda yang sama dilaksanakan pada 26 Mei dan juga dilakukan DAS Elseng, Demutru dan Oktim. Lalu DAS Yokari, Yowari, Tepera Yewena dan DAS Imbi Numbay pada 27 Mei 2017. 

Menurut dia, diskusi-diskusi yang dilakukan pihaknya membahas persoalan pendidikan, kesehatan, batas wilayah kabupaten, pembangunan dan hak-hak masyarakat adat.

“Masyarakat dari DAS Yowari dalam tatap muka bersama bupati kabupaten Jayapura meminta adanya penambahan guru-guru kontrak kusus putra asli daera, di daerah DAS Tepera Yewena,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Sabtu (27/5/2017). 

Dalam diskusi itu juga DAS Yokari membicarakan ihwal pelestarian bahasa daerah, DAS Oktim soal penambahan gedung sekolah dan menentukan batas wilayah. 

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Jayapura mengambil langkah kembali ke kampung dan membangun kampung, dan melakukan pembangunan mulai dari kampung.

Bupati Mathius Awoitauw mengimbau kepada para sarjana yang masih menganggur agar pulang ke kampung untuk membangun kampungnya. 

“Kalau mengharapkan lapangan pekerjaan di kabupaten sudah terlalu lebih. Terkait guru honor di kepemimpinan saya lima ratus sekian kami sudah mengupayakan tiga ratus sekian sudah menjadi pegawai negeri dengan persyaratan guru honor yang bekerja di atas 15 tahun,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Uncen didesak buka pendaftaran calon mahasiswa jalur lokal

Selanjutnya

Gereja minta pemerintah seriusi larangan peredaran minol

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe