Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Beli hasil petani, pemkab Boven Digoel siapkan Rp8 miliar
  • Selasa, 30 Mei 2017 — 09:53
  • 1367x views

Beli hasil petani, pemkab Boven Digoel siapkan Rp8 miliar

“Saya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar. Dana itu akan dimanfaatkan membeli hasil dari petani. Sekaligus dapat dijual lagi oleh BUMD kepada pihak lain,” ungkapnya.
Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop saat bersama sejumlah masyarakat – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel telah menyelesaikan draft untuk pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang nantinya akan diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk disahkan.

Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop kepada Jubi Senin (29/5/2017) menjelaskan, pembentukan BUMD itu, untuk menampung hasil  bumi dari masyarakat mulai dari durian, karet dan lain-lain.

“Saya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar. Dana itu akan dimanfaatkan membeli hasil dari petani. Sekaligus dapat dijual lagi oleh BUMD kepada pihak lain,” ungkapnya.

Bupati Tambonop mencontohkan, durian yang selama ini dibeli tengkulak dari petani dengan harga Rp5.000/buah, dapat dijual kembali ke Merauke mencapai Rp75.000/buah. “Ini kan nyata-nyata petani kita  dirugikan. Sehingga kami harus cepat mengambil langkah dengan membentuk BUMD,” tuturnya.

Dijelaskan, nanti pemerintah akan mengatur kembali standarisasi harga. Dimana, membeli dari petani Rp30.000/buah. Selanjutnya menjual kembali dengan harga Rp40.000/buah kepada pihak ketiga.

“Bagaimana pun juga, petani harus diberikan perhatian khusus. Kalau kita mendorong mereka  menanam, maka pemasaran juga perlu disiapkan. Sehingga mereka termotivasi bekerja,” ujarnya.

Wakil Bupati Merauke, Chaerul Anwar beberapa waktu lalu mengakui juga tahun ini, BUMD akan dibentuk, sekaligus dapat membeli hasil pertanian masyarakat dari kampung-kampung.

“Itu sudah menjadi komitmen saya bersama Pak Bupati Beny Tambonop agar hasil pertanian masyarakat, dibeli dengan harga terjangkau. Untuk urusan penjualan ke pihak ketiga, menjadi tanggungjawab pemerintah,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat kecewa dengan masuknya perusahaan sawit di Muting

Selanjutnya

Sepuluh tokoh adat Marind temui pejabat di kementerian perhubungan RI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe