Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. MSG dan Persemakmuran akan awasi pemilu PNG
  • Selasa, 30 Mei 2017 — 12:59
  • 1246x views

MSG dan Persemakmuran akan awasi pemilu PNG

Kelompok Melanesian Spearhead Group (MSG) dan kelompok pengawas dari Persemakmuran (Commonwealth Observer Group) akan bertolak ke Papua Nugini untuk mengawasi jalannya pemilu nasional.
Kantor Pusat Melanesian Spearhead Group di Port Vila, Vanuatu. /RNZI
Post Courier
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Honiara, Jubi – Kelompok Melanesian Spearhead Group (MSG) dan kelompok pengawas dari Persemakmuran (Commonwealth Observer Group) akan bertolak ke Papua Nugini untuk mengawasi jalannya pemilu nasional.

Kelompok MSG akan dipimpin oleh mantan perdana menteri Kepulauan Solomon, Sir Francis Hilly. Ia akan didampingi oleh tim yang terdiri dari mantan presiden Fiji, Ratu Epeli Nailatikau dan beberapa pejabat komisi pemilu Fiji, Vanuatu, Kepulauan Solomon dan beberapa anggota biro politik dari Kaledonia Baru.

Sementara, Commonwealth Observer Group akan dipimpin oleh mantan gubernur jenderal Selandia Baru, Sir Anand Satyanand. Menurut Sekretaris Jenderal Commonwealth, Patricia Scotland, ia mengirim 12 orang anggota pengawas dalam misi tersebut setelah mereka memperoleh undangan resmi dari pemerintah Papua Nugini.

Peringatan

Pemilu nasional Papua Nugini akan jatuh pada 24 Juni dan berlangsung selama 10 hari. Pemimpin oposisi, Don Polye mengingatkan Ketua Komisi Pemilu, Patilias Gamato agar mampu menjaga amanat untuk memimpin KPU. “Ia harus diingatkan bahwa ia tengah memimpin jalannya pemilu bagi rakyat kita. Ini berhubungan dengan masa depan mereka selama lima tahun mendatang. Gamato telah kehilangan legitimasinya sebagai penyelenggara pemilu yang bebas, adil, demokratis dan aman,” ujarnya.

Polye mencak-mencak terhadap Gamato terkait dengan keputusannya menunjuk kembali petugas KPU di Kagua-Erave yang jelas bermasalah di masa lalu. Selain di Kagua-Erave, Gamato juga menunjuk petugas KPU yang pernah bermasalah di Kandep.

“Bagaimana mungkin Gamato berharap pada orang-orang seperti itu akan menjalankan pemilu yang independen, aman, bebas dan adil ketika mereka sudah terbukti tidak layak?” ujarnya.

Polye berharap agar lembaga pengawas pemilu internasional dapat memberikan catatan pada rekam jejak Gamato selaku ketua KPU. **

loading...

Sebelumnya

LSM se-Pasifik nyatakan oposisi terhadap PACER Plus

Selanjutnya

Pengungsi Manus tolak pindah ke Lorengau

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe