Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Rastra tak ditebus, masyarakat terancam kelaparan
  • Rabu, 05 Oktober 2016 — 05:36
  • 566x views

Rastra tak ditebus, masyarakat terancam kelaparan

“Kalau tidak salah, dalam pos pemanfaatan dana desa, ada juga bidang ekonomi. Jadi, saya sarankan dapat dikonsultasikan bersama Inspektorat. Maksudnya agar ada solusi yang dapat diberikan,” pintanya.
Beras di gudang Bulog Tanah Miring, Merauke - Jubi/Ans K
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Moses Kaibu mengingatkan kepada Kepala Distrik Tubang agar segera mengambil langkah cepat, agar jatah beras (rastra) masyarakat sepuluh bulan dari Januari-Oktober 2016,  dapat ditebus dari Bulog Sub Divre Merauke.

“Saya kira Kepala Distrik bisa membangun relasi  bersama pihak ketiga terlebih dauhulu untuk menebus jatah rastra masyarakat. Setelah ditebus dan diambil sekaligus dibagikan kepada masyarakat, baru dibicarakan kembali. Kalau dibiarkan, dipastikan kelaparan akan mengancam masyarakat di kampung-kampung,” tegas Moses  saat dihubungi Jubi Selasa (4/10/2016).

Solusi lain yang diberikan Moses yakni jika sulit mendapatkan pihak ketiga menebus jatah rastra, Kadistrik Tubang dapat membangun komunikasi bersama Kepala Inspektorat Kabupaten Merauke, agar  berkenan, bisa disisihkan sedikit dana desa menebus beras di Bulog terlebih dahulu.

“Kalau tidak salah, dalam pos pemanfaatan dana desa, ada juga bidang ekonomi. Jadi, saya sarankan dapat dikonsultasikan bersama Inspektorat. Maksudnya agar ada solusi yang dapat diberikan,” pintanya.

Moses yang  sering berkunjungan ke kampung-kampung terutama di daerah pedalaman. Menurutnya, di sana  masyarakat sulit mendapatkan uang.

“Ini persoalan serius. Kita tak bisa memaksakan mereka mengumpulkan uang untuk menebus rastra,” tegasnya.

Kepala Bulog Sub Divre Merauke, Said El Sabali mengatakan, dari 20 distrik yang ada, pada triwulan III secara umum, sudah menebus dan mengambil jatah rastra.
Khusus Distrik Tubang, katanya,  sejak Januari-Oktober 2016, jatah rastra tak kunjung diambil.

“Saya kurang tahu alasan mendasarnya, hingga jatah rastra tak kunjung diambil. Mestinya Kadistrik Tubang datang di kantor dan kita bisa bicarakan kembali sekaligus mencari solusi penyelesaian,” ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Bulog Sub Divre Merauke Kirim 2 ton gula pasir ke Boven Digoel

Selanjutnya

Jaksa ke tempat hiburan malam, mencoreng wajah kejaksaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe