Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Isaias Douw minta masyarakat tingkatkan pemahaman tentang Frambusia
  • Rabu, 31 Mei 2017 — 12:53
  • 1725x views

Isaias Douw minta masyarakat tingkatkan pemahaman tentang Frambusia

“Penyakit Frambusia tergolong penyakit dalam penyakit menular yang sangat berbahaya. Sehingga saya berharap melalui sosialisasi ini, dapat meningkatkan pemahaman kita tentang penyakit frambusia dan  upaya - upaya pencegahannya,” kata Bupati Nabire, Isaias Douw dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Bidang Pemerintahan Kabupaten Nabire M. Thoyib dalam sambutannya mewakili Bupati Nabire, Selasa (30/5/2017).
Peserta sosialisasi Penyakit Frambosia – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Nabire, Jubi – Untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang penyakit Frambusia dan  upaya - upaya pencegahannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire melakukan pertemuan orientasi teknis dan pelatihan singkat dalam rangka pemberian obat masal pencegahan penyakit Frambusia

“Penyakit Frambusia tergolong penyakit dalam penyakit menular yang sangat berbahaya. Sehingga saya berharap melalui sosialisasi ini, dapat meningkatkan pemahaman kita tentang penyakit frambusia dan  upaya - upaya pencegahannya,” kata Bupati Nabire, Isaias Douw dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Bidang Pemerintahan Kabupaten Nabire M. Thoyib dalam sambutannya mewakili Bupati Nabire, Selasa (30/5/2017).

Dikatakan, untuk melakukan penyakit Frambusia tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Untuk mencegahnya, bupati berharap masyarakat dapat memaksimalkan pengadaan sanitasi dan menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat dan bersih dalam kehidupan sehari-hari.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang P2M Dinas Kesehatan Nabire, dr. Frans F. Sayori mengatakan untuk mengeliminasi penyakit Frambosia harus dilakukan dengan pengobatan massal.

“Dalam satu kampong jika satu orang kena, maka seluruh masyarakat didalam kampung tersebut harus minum obat,” katanya.

Melalui sosialisasi itu, P2M Dinkes Nabire mengundang semua kepala distrik, kepala kampung, petugas puskesmas, tokoh agama agar informasi tersebut bisa tersebar ke semua kalangan masyarakat.

“Di Nabire sudah jumlah penderitanya cukup banyak, hanya belum ada data riilnya. Kami masih imput data,” jelasnya.
Frans mengimbau pada petugas Puskesmas bila menemukan penderita Frambusia untuk segera melaporkan kepadanya.

“Kami akan teruskan ke propinsi dan pusat agar dilakukan pengobatan secara masal,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Bupati Nabire minta tempat hiburan tutup selama Ramadan

Selanjutnya

Pemkab Nabire Meraih Opini WTP dari BPK RI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe