Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Pilot Project, BPJS Kesehatan gandeng Pemkab Nduga
  • Rabu, 31 Mei 2017 — 18:18
  • 1867x views

Pilot Project, BPJS Kesehatan gandeng Pemkab Nduga

"Program ini memberikan petugas kesehatan kompensasi lebih di luar biaya rutin, akan ada tambahan biaya seperti transpor dan lunsum bagi petugas medis, sasarannya empat distrik dan lima kampung untuk dipilih, dengan ini diharapkan pelayanan kami akan bisa menjangkau peserta KIS di pelosok daerah," ujar Jamal.
Penandatangan kerja sama BPJS Kesehatan Cabang Jayapura dengan Pemkab Nduga,Papua -Jubi/ Sindung Sukoco.
Sindung Sukoco
Editor : Syofiardi
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi - Sebagai salah satu kabupaten pilot project dari lima kabupaten di Indonesia,  BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Kabupaten Nduga untuk memberikan pelayanan kesehatan di daerah terpencil.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jayawijaya Jamal mengatakan, Kabupaten Nduga merupakan pilot projet dari program nasional untuk melakukan pendekatan pelayanan dengan memobilisasi petugas kesehatan ke distrik-distrik di luar Puskesmas induk yang ada di pusat kabupaten.

"Program ini memberikan petugas kesehatan kompensasi lebih di luar biaya rutin, akan ada tambahan biaya seperti transpor dan lunsum bagi petugas medis, sasarannya empat distrik dan lima kampung untuk dipilih, dengan ini diharapkan pelayanan kami akan bisa menjangkau peserta KIS di pelosok daerah," ujar Jamal.

Pada intinya, kata Jamal, pihak BPJS ingin mendekatkan akses kesehatan dengan para peserta atau masyarakat. Sedangkan biaya transportasi dan bahan makanan akan ditanggung Pemkab. Program uji coba ini akan berjalan selama 6 bulan dan akan evaluasi tiap tiga bulan untuk penyempurnaan.

Sekretaris Daerah Pemkab Nduga Ramses Tambunan mengaku, program kompensasi kesehatan di luar Puskesmas induk diapresiasi secara baik, sehingga ke depan BPJS Kesehatan akan memberikan dispensasi atau penambahan pelayanan oleh para medis. Seperti 32 distrik yang ada di Nduga akan bisa terlayani jika didukung Pemerintah Kabupaten Nduga.

"Karena ini di pertengahan tahun maka kami hanya bisa memberikan bantuan, namun ini akan menjadi program kesehatan  pada 2018 sehingga semua bisa terlayani," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Hasil ujian SD dan SMP Kota Jayapura diumumkan online

Selanjutnya

UP2KP apresiasi Dinkes Pegunungan Bintang dan Puncak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe