Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. FDS X diharapkan berdampak positif bagi masyarakat lokal
  • Rabu, 31 Mei 2017 — 18:27
  • 2239x views

FDS X diharapkan berdampak positif bagi masyarakat lokal

Tokoh masyarakat Distrik Sentani Timur, Yusuf Puhili menilai, pesta budaya tahunan yang dihelat sejak tahun 2007 ini hanya sebatas laporan panitia. Mereka hanya melaporkan ihwal penggunaan ratusan juta rupiah untuk membiayai festival yang digelar selama tiga hari.
Salah satu grup tari dari Sentani Timur yang biasa tampil dalam pentas FDS – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Tokoh masyarakat di Kabupaten Jayapura mengharapkan agar pesta budaya atau Festival Danau Sentani (FDS) X , 19-23 Juni 2017, di Pantai Khalkote, Sentani Timur, memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat lokal di pesisir Danau Sentani.
 
Tokoh masyarakat Distrik Sentani Timur, Yusuf Puhili menilai, pesta budaya tahunan yang dihelat sejak tahun 2007 ini hanya sebatas laporan panitia. Mereka hanya melaporkan ihwal penggunaan ratusan juta rupiah untuk membiayai festival yang digelar selama tiga hari.
 
“FDS hanya kegiatan musiman tiap tahun digelar. Dampak ekonomi tidak begitu nampak dirasakan masyarakat, bahkan hanya di seputaran FDS saja. Sementara yang diharapkan dari kegiatan yang bernuansa budaya ini seharusnya memiliki nilai jual dan pengaruh terhadap perkembangan, serta peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya kepada Jubi di Sentani, Rabu (31/5/2017).
 
Tokoh masyarakat lainnya, Yafeat Felle menyebutkan, kegiatan-kegiatan atau pentas seni seharusnya diberikan kebebasan kepada masyarakat. Dengan demikian, mereka diberi kebebasan untuk berkreasi di ajang FDS nanti.
 
“Pengalaman dari FDS ke FDS semuanya diintervensi oleh pemerintah di tingkat bawah, termasuk panitia penyelenggara, yang tidak mengatur jadwal secara baik bagi masyarakat untuk menampilkan apa yang telah dipersiapkan,” kata Yafeat.

Selain itu, lanjutnya, besaran dana pembinaan yang diberikan kepada masing-masing tim juga tak transparan.
 
“Besaran jumlah dana pembinaan tiap tahun mencapai Rp 20-25 juta, tetapi dalam praktiknya selalu kurang dari apa yang disampaikan. Kita berharap agar keluhan masyarakat ini diseriusi Pemerintah daerah,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Hana Hikoyai sebut lima pilar untuk menjaga danau Sentani

Selanjutnya

Jayapura komit menjaga persatuan dan kesatuan 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Rabu, 18 Juli 2018 WP | 4616x views
Nabire Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4402x views
Dunia |— Minggu, 22 Juli 2018 WP | 4256x views
Jayapura Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 3527x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe