Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Pembela Kebebasan Sipil di Jakarta kecam penangkapan di Timika dan Merauke
  • Jumat, 02 Juni 2017 — 10:07
  • 1847x views

Pembela Kebebasan Sipil di Jakarta kecam penangkapan di Timika dan Merauke

Secara khusus, mereka meminta Presiden Jokowi agar menjamin perlindungan atas pelaksanaan kebebasan berekspresi dan berkumpul terhadap KNPB dan seluruh masyarakat Papua.
Suasana saat penangkapan di sekretariat KNPB Timika (30/5) - IST
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor :

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Para pengacara hak asasi manusia yang tergabung dalam Civil Liberty Defenders mengecam penangkapan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap para pemimpin dan simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Timika (30/5) dan Merauke (31/5) serta intimidasi terhadap KNPB di Wamena (30/5).

“Aparat gabungan personil Kepolisian Resor Mimika bersama TNI melakukan penangkapan secara sewenang-wenang terhadap Yanto Awerkion selaku ketua 1 KNPB Timika pada hari Selasa pagi (30/5),” demikian menurut keterangan pers Civil Liberty Defenders di Jakarta (31/5) yang diterima redaksi Kamis (1/6/2017).

Menurut mereka penangkapan di Timika dilakukan ketika KNPB sedang melakukan doa bersama di kantornya dan polisi membubarkan paksa acara tersebut.

“Yanto Awerkion dikenakan pasal 106 KUHP terkait tindak pidana makar. Selain penangkapan terhadap Yanto, enam orang lainnya juga diinterogasi selama kurang lebih dua jam yang kami anggap merupakan bentuk intimidasi,” kata Tigor Hutapea, salah seorang pengacara HAM untuk kebebasan sipil di dalam rilis tersebut.

Menurut Tigor tidak ada unsur kekerasan di dalam perhelatan ibadah di kantor milik KNPB itu. Pasal makar, lanjutnya disalahgunakan untuk membungkam ekspresi orang Papua. 

“Pengenaan pasal makar terhadap Yanto Awerkion itu melanggar pasal 28 E ayat (2) dan (3) UUD 1945 dan pasal 24 ayat (1) dan (2) UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,” ujarnya.

Terkait penangkapan 77 orang anggota dan simpatisan KNPB di Merauke, sekalipun dibebaskan pada sore harinya, ditegaskan oleh para pengacara tersebut sebagai tindakan sewenang-wenang dan melanggar hak konstitusional atas kebebasan beragama dan berkeyakinan, kebebasan berkumpul, dan kebebasan berekspresi.

Hal serupa, lanjutnya, juga berlaku pada intimidasi di Wamena saat aparat keamanan mendatangi sekretariat KNPB untuk menanyakan mengenai kegiatan sementara tidak ada aktivitas organisasi yang sedang dilakukan.

Para pengacara tersebut menilai hal itu sebagai bentuk intimidasi tidak patut, diskriminatif, serta melanggar hak konstitusional untuk berkumpul.

Civil Liberty Defenders yang termasuk di dalamnya Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers), dan Yayasan Satu Keadilan (YSK), mendesak Kapolres Mimika untuk menghentikan kasus dan melepaskan Yanto Awerkion dari tahanan di Polres Mimika. Mereka juga mendesak agar Kapolda Papua, Kapolda Papua Barat, dan Kapolri untuk menghentikan segala intimidasi dan penangkapan sewenang-wenang terhadap masyarakat Papua yang berupaya melaksanakan hak kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berkumpul.

Secara khusus, mereka meminta Presiden Jokowi agar menjamin perlindungan atas pelaksanaan kebebasan berekspresi dan berkumpul terhadap KNPB dan seluruh masyarakat Papua.

Sebelumnya kepada Jubi (31/5) Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung membenarkan penangkapan ke 77 pendukung KNPB di Merauket. Tetapi dirinya menolak menyebutnya sebagai penangkapan.

“Bukan ditangkap, tapi ‘dikumpulkan’ dan ‘diaragkan’ untuk kami koordinasikan dulu apa maksud dan tujuan mereka berkumpul dan meresmikan struktur organisasi yang menurut mereka mengatasnamakan KNPB di Merauke. Jadi kita masih coba dalami dulu hal itu," ujarnya.(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

PHK Freeport berlanjut, SPSI optimis penyelesaian internal

Selanjutnya

Sepuluh staf BLUD Raja Ampat ikuti uji kompetensi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe