Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. SMP St. Fransiskus Moanemani lulus 100 persen, ini pesan kepsek
  • Jumat, 02 Juni 2017 — 18:11
  • 1805x views

SMP St. Fransiskus Moanemani lulus 100 persen, ini pesan kepsek

Dari jumlah tersebut, Alfreth Dogomo meraih peringkat pertama dengan jumlah nilai 240, 5, peringkat kedua Nugrah dengan jumlah nilai 231,5 dan peringkat ketiga diraih Marselino Koga dengan jumlah nilai, 211,0 dan Kristin Pakinta.
Sebagian dari siswa kelas IX SMP YPPK Moanemani, Dogiyai dalam acara perpisahan bersama guru dan orang tua – Jubi/Philemon Keiya
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Dogiyai, Jubi –  Sebanyak 69 siswa/i dari SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani, Dogiyai, Papua dinyatakan lulus 100 persen dalam ujian nasional tahun 2017.
 
Dari jumlah tersebut, Alfreth Dogomo meraih peringkat pertama dengan jumlah nilai 240, 5, peringkat kedua Nugrah dengan jumlah nilai 231,5 dan peringkat ketiga diraih Marselino Koga dengan jumlah nilai, 211,0 dan Kristin Pakinta.
 
Kepala Sekolah SMP YPPK St. Fransiskus Asisi, Ernest Giyai meminta agar mereka terus mengejar impiannya.  
 
“Jangan puas dengan hasil hari ini. Juga, jangan patah semangat. Kejarlah impian kalian,” katanya di Moanemani, Jumat (2/6/2017).
 
Ia menilai siswa/i angkatan 2017 ini bakal menjadi orang-orang yang berguna bagi Papua. Oleh karena itu, mereka harus meraih masa depannya yang gemilang.
 
Ia juga memberikan apresiasi kepada orang tua yang sudah bersama selama tiga tahun sehingga anak-anak didik angkatan ke-54 ini lulus.
 
“Kalian (orang tua) jangan wariskan penyakit pemalas kepada anak-anak. Kalian harus menjadi teladan dalam hal apa saja, terutama dalam hal pendidikan,” katanya.
 
Ketua pengurus sekolah wilayah (PSW) YPPK Tillemans Dogiyai, Petrus Dogomo meminta kepada siswa agar tidak mudah menerima pendidikan yang serba instan dengan membeli ijazah.
 
“Untuk mau menjadi orang yang punya kualitas itu, harus tekun dan terus belajar,” katanya.
 
Tak lupa ia berpesan agar anak-anak ini kelak kembali dan menjadi guru dan mengajar di almamaternya.
 
 “Guru itu tugas mulia. Jadi, saya pesan agar ada siswa yang bersedia menjadi guru,” katanya.  
 
Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dogiyai, Andreas Yobee berpesan agar semua siswa yang lulus melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan tidak menjadi anak manja.
 
“Untuk tingkat SLTA, saya minta agar kalian keluar daerah. Jangan tinggal disini. Kalau kalian tinggal disini, kalian akan terus menjadi anak manja,” katanya.
 
Menurutnya tiap anak harus mempunyai impian untuk membangun Dogiyai. “Masa depan Dogiyai ada ditangan kalian. Teruslah kejar impian kalian,” katanya. (Philemon Keiya)
 

loading...

Sebelumnya

PHK Freeport berlanjut, SPSI optimis penyelesaian internal

Selanjutnya

Dua SD Negeri Dogiyai menjadi sekolah percontohan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe