Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Di Merauke, ditemukan air galon berisi jentik nyamuk
  • Rabu, 05 Oktober 2016 — 10:54
  • 648x views

Di Merauke, ditemukan air galon berisi jentik nyamuk

“Kami sudah menindaklanjuti keluhan masyarakat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dengan mendatangi sejumlah depo isi ulang air di dalam wilayah Kota Merauke,” katanya kepada wartawan Selasa (4/10/2016).
Sidak BPOM di salah satu distributor air kemasan - Jubi/Ans K
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Kepala Pos Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Merauke, Herianto Baan mengaku, pihaknya pernah menerima keluhan dari masyarakat, setelah ditemukan adanya jentik nyamuk dalam air galon. Hal itu menjadi masukan untuk pengawasan terhadap depo pengisian air ulang.

“Kami sudah menindaklanjuti  keluhan  masyarakat bersama Dinas Kesehatan  Kabupaten Merauke dengan mendatangi sejumlah depo isi ulang air di dalam wilayah Kota Merauke,” katanya kepada wartawan Selasa (4/10/2016).

Dari hasil sidak di sejumlah depo, ditemukan beberapa tempat kurang layak dari sisi peralatan. Misalnya masih menggunakan selang serta tempat penampungan kotor.

Hal serupa disampaikan Kepala Seksi Penyehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merauke, Kurnia.

“Kami sudah menyediakan laboratorium yang bisa dimanfaatkan menguji fisik, kimia  sampai kepada angka kuman dari masing - masing depot air isi ulang yang beroperasi,” tuturnya.

Ditegaskan, nantinya  kedepan saat operasi kembali dilakukan dan ditemukan depo isi air ulang yang tak memenuhi standard, akan ditutup sambil diberikan pembinaan terlebih dahulu. Setelah airnya sudah layak,  dapat beroperasi kembali.

“Memang banyak depo yang beroperasi di Kota Merauke, setelah ada laporan ke Dinkes. Kami rutin melakukan operasi dengan melibatkan beberapa instansi lain,” katanya.

Selain itu, dari hasil sidak yang dilakukan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke beberapa hari lalu, ditemukan juga adanya bahan kedaluwarsa yang digunakan berupa pewarna untuk pembuatan roti  oleh salah satu perusahan roti di Merauke. Juga ditemukan penjual mie bakso yang menggunakan tempat saos dan cabai yang sudah tidak layak pakai.
”Kedua pengusaha itu, telah diberikan teguran keras.  Sekaligus diingatkan tidak menggunakan bahan yang telah lewat masa berlakunya dan tidak layak pakai itu,” kata Kepala Pos BPOM Kabupaten Merauke, Herianto Baan kepada wartawan diruang kerjanya Selasa (4/10/2016). (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Jaksa ke tempat hiburan malam, mencoreng wajah kejaksaan

Selanjutnya

Pemkab Merauke didesak beri perhatian pada masyarakat Buti

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe