Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Komisi A DPRD Merauke siap panggil manajemen Susi Air
  • Minggu, 04 Juni 2017 — 17:56
  • 1475x views

Komisi A DPRD Merauke siap panggil manajemen Susi Air

“Kalau kita bicara tentang subsidi, entah penumpang banyak atau sedikit, Susi Air harus tetap terbang sebagaimana biasa menghantar penumpang ke tempat tujuan. Karena setengah dari harga pesawat, telah ditanggung pemerintah,” ungkapnya.
Kantor DPRD Kabupaten Merauke di Jalan Brawijaya – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Jean Bisay
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Merauke, Jubi - Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke  membidangi pemerintahan dan pendidikan, Moses Kaibu mengatakan, dalam beberapa hari kedepan, pihaknya mengagendakan untuk memanggil manajemen Susi Air, terkait pelayanan ke daerah pedalaman yang tidak maksimal.

Hal itu disampaikan Moses kepada Jubi di kantornya Jumat (2/6/2017). Dijelaskan, selama ini, pesawat Susi Air mendapat subsidi dari pemerintah untuk melayani masyarakat di pedalaman seperti Distrik Kimaam maupun Tabonji.

Sesuai rute,  lanjut Moses, dalam seminggu, harusnya empat kali pesawat Susi Air terbang. Namun, dalam sebulan terakhir, hanya dua kali beroperasi. Hal ini mengakibatkan banyak penumpang tak mendapatkan seat atau jatah penerbangan.

“Kalau kita bicara tentang subsidi, entah penumpang banyak atau sedikit, Susi Air harus tetap terbang sebagaimana biasa menghantar penumpang ke tempat tujuan. Karena setengah dari harga pesawat, telah ditanggung pemerintah,” ungkapnya.

Ditambahkan, harga subsidi yang berlaku sekarang ke Kimaam adalah Rp 400.000 lebih. “Terus terang, penumpang merasa dirugikan dengan jadwal penerbangan yang tidak rutin dilakukan seminggu empat kali,” tegasnya.

“Saya akan koordinasi dengan pimpinan dewan dan dalam waktu dekat, kami akan panggil Managemen Susi Air untuk memberikan penjelasan, alasan hanya beroperasi dua kali dalam seminggu,” tuturnya.

Salah seorang warga Kimaam, Emanuel Buyuka membenarkan juga kalau sebulan terakhir, pesawat Susi Air hanya beroperasi dua kali. Padahal, tidak seperti bulan-bulan sebelumnya.

“Ya, kita berharap dewan memanggil pihak manajemen sekaligus meminta penjelasan. Karena banyak penumpang tak dapat dilayani akibat penerbangan tidak rutin,” demikian ungkap Buyuka. (*)

loading...

Sebelumnya

Diduga dokumen pasokan tak lengkap, Satpol PP Nabire ‘tahan’ 25 ekor sapi

Selanjutnya

Pelajar SMA diingatkan hati-hati tanggapi berita di medsos

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe