Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Sogavare ingin kerjasama dengan pasukan penjaga perdamaian
  • Senin, 05 Juni 2017 — 13:44
  • 1665x views

Sogavare ingin kerjasama dengan pasukan penjaga perdamaian

Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare berkunjung ke kantor pusat Perserikatan Bangsa-bangsa di New York dalam rangka mencari dukungan pasukan penjaga perdamaian.
Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare (kedua dari kiri) bersama isterinya, Madam Emmy didampingi jajarannya sesaat sebelum bertolak ke New York. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Honiara, Jubi – Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare berkunjung ke kantor pusat Perserikatan Bangsa-bangsa di New York dalam rangka mencari dukungan pasukan penjaga perdamaian. Di New York, ia dijadwalkan berpidato dalam pertemuan Komisi Penjaga Perdamaian PBB, Rabu besok.

Melalui sebuah pernyataan resmi dari kantor perdana menteri, Sogavare rencananya akan membahas posisi Kepulauan Solomon sebagai negara pascakonflik dan proses membangun perdamaian di dalam negeri. Sogavare akan mengajak PBB untuk bekerjasama dengan pemerintahannya memperkuat inisiatif pembangunan perdamaian.

Hal ini akan disampaikan Sogavare mengingat akhir bulan ini, pasukan regional yang mengemban misi perdamaian di Kepulauan Solomon (RAMSI) akan berakhir. Pasukan regional yang dipimpin oleh Australia ini telah bekerja selama 14 tahun menangani situasi konflik di Kepulauan Solomon dan menghabiskan dana miliaran dolar AS.

Selama masa tugasnya, RAMSI telah membantu Kepulauan Solomon untuk membentuk kembali institusi kepolisian setelah institusi sebelumnya ikut terlibat konflik etnis berdarah.

Menurut Wakil Komisioner Polisi Kepulauan Solomon, Gabriel Manelusi, RAMSI mewariskan institusi kepolisian Kepulauan Solomon yang lebih profesional dan telah dipersenjatai kembali. Sempat beredar isu bahwa kepolisian Australia dan Selandia Baru masih ingin bekerja melatih kepolisian Solomon setelah masa tugas RAMSI usai.

Wacana ini ditanggapi beragam di dalam negeri. Terutama dari kalangan politikus oposisi, umumnya mereka menolak wacana ini dan balik menuding bahwa hal itu adalah bentuk intervensi asing terhadap kepolisian Solomon.

Sejak tahun lalu, Kepulauan Solomon telah berkontribusi mengirim pasukan penjaga perdamaian PBB ke Afrika. Kendati personel kontingennya berjumlah sedikit, namun terkenal karena dedikasi dan profesionalismenya.

Selain Sogavare, beberapa pemimpin negara dari Kepulauan pasifik lainnya juga dijadwalkan akan menghadiri forum PBB tersebut. Seusai berpidato, Sogavare dijadwalkan akan bertatap muka langsung dengan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres dalam sebuah pertemuan tertutup. **

loading...

Sebelumnya

Penduduk Lihir ancam tutup bandara

Selanjutnya

PBB tunggu delegasi baru Kaledonia Baru bahas referendum

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe