Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Tiongkok makin mudah dekati Pasifik karena AS tarik diri
  • Senin, 05 Juni 2017 — 13:50
  • 1289x views

Tiongkok makin mudah dekati Pasifik karena AS tarik diri

Dengan tarik dirinya Amerika Serikat dari Kesepakatan Paris, maka Republik Rakyat Tiongkok makin mudah untuk ambil hati negara-negara Pasifik.
Dr. Anna Powles dari Massey University. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Palmerston, Jubi – Dengan tarik dirinya Amerika Serikat dari Kesepakatan Paris, maka Republik Rakyat Tiongkok makin mudah untuk ambil hati negara-negara Pasifik. Ilmuwan geopolitik Pasifik mengatakan bahwa ini bisa dijadikan momentum oleh Tiongkok untuk memperkuat pengaruhnya di Pasifik.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kepada publik bahwa Kesepakatan Paris yang menyepakati pengurangan pemanasan global telah merugikan Amerika Serikat. Ia berharap agar kesepakatan itu dapat diperbaiki dan bisa mendatangkan keuntungan bagi bisnis AS.

Menurut Anna Powles dari Pusat Studi Pertahanan dan Keamanan Massey, pengumuman Donald Trump tersebut mengirimkan sinyal kuat kepada negara-negara kepulauan, termasuk di Pasifik yang tengah berjuang melawan dampak perubahan iklim.

“Ini pesan yang sangat jelas bahwa AS bukan lagi mitra bagi negara-negara Pasifik. Lalu, negara mana yang akan mereka (Pasifik) lirik? Akankah mereka melirik Tiongkok yang kini makin gencar menempatkan diri sebagai pemimpin dalam perang terhadap perubahan iklim? Apapun pilihannya, keadaan ini sangat menguntungkan bagi Tiongkok untuk memperkuat posisi dan pengaruhnya di kawasan Pasifik,” ujarnya.

Meski begitu, Powles juga mengatakan bahwa dengan tarik dirinya AS banyak yang mempertanyakan akankah Tiongkok menarik pula komitmen pendanaannya di Kesepakatan Paris. **

 

loading...

Sebelumnya

PBB tunggu delegasi baru Kaledonia Baru bahas referendum

Selanjutnya

Suku Komo sandera tiga karyawan ExxonMobil

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe