Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Pembentukan karakter harus dimulai dari usia dini
  • Senin, 05 Juni 2017 — 18:49
  • 1425x views

Pembentukan karakter harus dimulai dari usia dini

Maka itu, lanjutnya, semua komponen, baik itu orang tua, yayasan, dan guru mesti bersatu dalam proses belajar mengajar di TK. Karena pembentukan karakter orang harus dimulai dan dibekali sejak masih usia dini.
Acara Wisuda TK St. Theresia Moanemani, Dogiyai – Jubi/ Philemon Keiya.
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua
 
Dogiyai, Jubi – Karakter seseorang mesti dibentuk sejak dini, agar nanti bisa menjadi orang yang berguna untuk masyarakat dan gereja di atas tanah ini. Karena masa depan anak-anak sangat cemerlang.
 
Demikian ditegaskan Pastor Dekenat Kamuu Mapia, Pr. Agustinus Yerwuan, OFM dalam sambutannya pada acara wisuda TK St. Theresia Moanemani angkatan 2016/2017, di Aula Koteka Moge, Dogiyai, Sabtu (3/6/2017).
 
Maka itu, lanjutnya, semua komponen, baik itu orang tua, yayasan, dan guru mesti bersatu dalam proses belajar mengajar di TK. Karena pembentukan karakter orang harus dimulai dan dibekali sejak masih usia dini.
 
Secara khusus, Pater Gusti, panggilan akrab Pr. Agustinus, meminta kepada orang tua agar terus aktif dalam memberikan semangat kepada anak-anak. Ia menambahkan, pendidikan keluarga juga mesti digenjot. Karena pendidikan keluarga merupakan landasan bagi seorang anak.
 
Pater Gusti juga meminta kepada Pemda Dogiyai agar memperhatikan TK lebih serius.
 
Ketua PSW YPPK Dogiyai, Petrus Dogomo meminta untuk semua komponen mesti bersatu untuk mendukung sekolah tersebut. Kata dia, melalui persatuanlah pendidikan TK St. Theresia akan lebih maju lagi.
 
“TK ini tanggung jawab kita bersama, maka itu kami mengajak tingkatkan kerja sama dari kita semua,” ajaknya.
 
Perwakilan orang tua, Simon Goo memberikan apresiasi yang tinggi kepada para guru dan suster biara yang sudah membina dan mendidik anak-anak selama masih di bangku TK.
 
Goo menegur kepada oknum guru yang sudah ditugaskan di TK St. Theresia namun tidak menjalankan tugas. Kata dia, ada oknum guru yang telah ditempatkan Pemda melalui Dinas Pendidikan. Namun, hingga saat ini tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai guru.
 
Ketua panitia wisuda, Yanuarius Gobai mengatakan untuk angkatan ke-32 tersebut diwisuda sebanyak 48 murid. (Philemon Keiya)

loading...

Sebelumnya

Program Nusantara Sehat harus samai Satgas Kesehatan 

Selanjutnya

Imasepa Bandung gelar ibadah paskah dan buka bersama

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6934x views
Dunia |— Jumat, 23 Februari 2018 WP | 3453x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 3166x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2418x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe