Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Lawan Madura United, tiga poin harga mati
  • Rabu, 07 Juni 2017 — 07:31
  • 855x views

Lawan Madura United, tiga poin harga mati

“Saya sampaikan kepada anak-anak lupakan kekalahan kita. Waktunya untuk bangkit. Memang laga ini berat buat kita tetapi apapun yang terjadi harus tiga poin, “ kata pelatih kepala Persipura Liestiadi.
Pemain, pelatih dan manajer Persipura saat memberi ucapan selamat kepada Ricardinho yang berulangtahun pada 2 Juni lalu – Jubi/Jean Bisay
Andreas Weleurat
andreasweleurat@gmail.com
Editor : Jean Bisay

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi – Tim Persipura Jayapura akan kembali menjalani laga berat menghadapi tuan rumah Madura United pada lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 pekan ke-10 yang akan berlangsung, Rabu (7/6/2017) malam, di Stadion Gelora Bangkalan Madura.

Sebelumnya laga kontra Madura merupakan laga kandang bagi tim Persipura Jayapura. Namun, sedikit terkendala keamanan di kota Jayapura dan juga bulan Ramadhan bagi umat Muslim.

Sehingga waktu yang ditentukan untuk bertanding di markas Persipura Stadion Mandala, tidak bisa diberi ijin untuk bertanding malam oleh pihak keamanan, sehingga laga ini ditukar.

Laga kali ini, Persipura tidak mau kehilangan poin lagi. Lantaran Mutiara Hitam baru saja gagal meraih poin dikandang PSM Makasar. Ironisnya kekalahan telak harus didapat Boaz dan kolega.

Pelatih kepala Persipura Jayapura ketika dikonfirmasi Jubi melalui telepon selulernya, Selasa (06/06/2016) mengatakan hadapi Madura, Persipura harus bisa petik tiga poin.

“Saya sampaikan kepada anak-anak lupakan kekalahan kita. Waktunya untuk bangkit. Memang laga ini berat buat kita tetapi apapun yang terjadi harus tiga poin, “ kata pelatih kepala Persipura Liestiadi.

Ia mengatakan, tim Persipura juga patut mewaspadai beberapa pemain asing Madura, termasuk mantan pemain Persipura Greg Nwokolo yang dalam tren posistifnya.

“Mereka Madura punya banyak pemain yang patut kita waspadai. Seperti Greg Nwokolo. Tetapi saya suda menyiapkan strategi agar bisa mematahkan serangan dari lini depan mereka, “ katanya.

Mantan pelatih Persegres ini juga berharap anak asuhnya bisa menahan emosinya jika lawan melakukan insiden yang memancing emosi. Kata Liestiadi, laga kontra PSM harus menjadi pelajaran yang berharga.

“Saya yakin semua tim pasti sudah tahu kelemahan kita. Ini yang saya instruksikan kepada pemain agar dalam pertandingan kita bisa menahan diri kita. Apalagi sampai merugikan tim kita sendiri. Insiden saat kontra PSM itu juga menjadi pelajaran berharga bagi kita, “ katanya.

Sementara itu pelatih kepala Madura United Gomes Oliviera mengatakan dirinya menyampaikan kepada semua pemain dan tim pelatih sebagai bagian dari Madura United harus menanamkan keyakinan bahwa  yang bisa mengalahkan Madura adalah Madura sendiri.

“Jadi tidak ada alasan untuk tidak mempersiapkan pertandingan besok. Menghadapi Persipura harus menang. Persipura memiliki nama besar dan juga pemain yang sering menyulitkan dimanapun mereka bermain. Kesiapan fisik, mental dan juga kekompakan sangat penting untuk pertandingan menghadapi Persipura,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Nasadit dan Elbas disiapkan ganti Wanewar dan Osvaldo

Selanjutnya

Terancam dipecat sebagai pelatih Persipura, Liestiadi malas berkomentar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe