Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Persipura mania tuntut Liestiadi diganti, kalah atau menang lawan Madura
  • Rabu, 07 Juni 2017 — 12:50
  • 1426x views

Persipura mania tuntut Liestiadi diganti, kalah atau menang lawan Madura

“Mau menang atau kalah, dia (Lestiadi) harus diganti. Dia tidak bisa meramu tim Persipura selayaknya tim yang disegani di kancah sepakbola Indonesia,” katanya kepada Jubi, Rabu (7/6/2017) di Jayapura.
Ricardinho saat berjibaku dengan salah seorang pemain Persegres di Stadion Mandala Jayapura dalam lanjutan kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1, musim 2017 – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Jean Bisay

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi – Ketua Umum Persipura Mania, Wilson Samonsabra mengatakan, laga tandang Persipura dijamu Madura United pada Rabu (7/6/2017) malam, bukan menjamin Lestiadi sebagai sang arsitek tetap bertahan di Persipura Jayapura.

Menurutnya, walau Persipura meraih kemenangan dalam laga tersebut sang pelatih harus dicopot dari jabatannya dalam membesut Boaz Solossa dan kawan-kawan dalam mengarungi kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1, musim 2017.

“Mau menang atau kalah, dia (Lestiadi) harus diganti. Dia tidak bisa meramu tim Persipura selayaknya tim yang disegani di kancah sepak bola Indonesia,” katanya kepada Jubi, Rabu (7/6/2017) di Jayapura.

Wilson mempertanyakan kapasitas sang pelatih dimana pada pergantian pemain sudah tidak sesuai. Seorang Ricardinho yang dikontrak mahal-mahal oleh manajemen Persipura sama sekali tidak diperdulikan oleh sang pelatih alias hanya menjadi pemanis bangku cadangan.

“Ini kan aneh, masa Ricardinho sama sekali tidak diturunkan, hanya karena pelatih berkilah kalau sang pemain tidak mau mengejar bola kala kehilangan bola. Ini bagi saya alasan yang sangat klasik,” ujarnya.

Persipura pada laga melawan tuan rumah PSM Makassar kalah telah 5-1, dan dalam sejarah tim kebangaan masyarakat Kota Jayapura tersebut kalah dengan selisih gol sebanyak itu. Wilson mengatakan, pelatih tidak jeli mengganti pemain kala tim dalam mengejar ketertinggalan.

“Dalam regulasi kan sudah jelas, pemain dibawah usia 23 tahun bisa diganti dengan pemain lain setelah 35 menit awal. Kenapa hal itu tidak dilakukan sang pelatih? Klub-klub lain saja melakukan hal tersebut, kenapa Persipura tidak bisa? Ada apa dengan dia?,” tanya Wilson.

Dikatakan, walaupun manajemen Persipura sudah me-warning sang pelatih apabila kalah lawan Madura United pada laga nanti akan dipecat, namun bagi pihaknya, kalah atau menang, sang pelatih harus diganti. Manajemen harus bergerak cepat mengganti figur pelatih yang tahu betul karakter bermain Persipura.

“Saya rasa, Jacksen F. Tiago masih pantas tukangi Boaz Solossa dan kawan-kawan. Lupakan persoalan lalu, dan sejarah sudah membuktikan bahwa dia (Jacksen Tiago) sudah menorehkan sejumlah gelar bagi tim ini. Ini mau kami dari Persipura Mania. Kita menginginkan Persipura tetap berada pada jalur juara,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) akhirnya buka suara kepada media di Jayapura. Disela-sela mengikuti rapat kerja daerah (Rakerda) bupati dan Walikota se-Papua, di Sasana Krida kantor Gubernur Papua, Selasa (6/6/2017).

BTM memastikan bila Persipura kalah lawan Madura United, maka otomatis Lestiadi lengser dari jabatannya sebagai pelatih kepala.

“Saya sudah warning (beri peringatan). Kalau masih ingin menjabat sebagai pelatih, di Madura harus raih kemenangan,” tegas Benhur Tommy Mano, dihadapan wartawan.

BTM kecewa dengan kepemimpinan Lestiadi, yang dinilai tak becus meracik strategi saat Persipura ditaklukan PSM Makassar dengan skor 5-1. Terlebih lagi saat itu “Mutiara Hitam” harus bermain dengan 10 pemain.

“Usai pertandingan dengan PSM saya langsung adakan rapat. Saya marah besar dengan strategi pelatih. Makanya saya sudah perintahkan manajer segera cari pelatih baru (untuk persiapan)” akunya.

Terkait hal tersebut, sang mentor pun hanya menyerahkan semuanya kepada manajemen. Itu hak manajemen, saya hanya melatih dan saya yakin anak-anak bisa lakukan yang terbaik melawan Madura.

“Saya akui memang kita kalah atas PSM dan saya juga tidak mau menyalahkan siapa pun. Inilah sepakbola kadang kita menang dan kadang kita bisa kalah,“kata Liestiadi mengevaluasi. (*)

loading...

Sebelumnya

Terancam dipecat sebagai pelatih Persipura, Liestiadi malas berkomentar

Selanjutnya

Persipura kalah 2-0, Boaz kartu merah dan nasib Liestiadi?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe