Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Sidak dan monitoring lebaran, cek standar mutu pangan lokal
  • Kamis, 08 Juni 2017 — 14:41
  • 962x views

Sidak dan monitoring lebaran, cek standar mutu pangan lokal

Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Papua, Marel Mual ditemui Jubi di sela-sela kegiatan mengatakan sidak monitoring tersebut rutin menyambut hari-hari besar keagamaan dan dalam rangka mendekati hari raya Idhul Fitri.
Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua dan Kabupaten Nabire saat monitoring di salah satu perusahaan Tahu di Nabire (7/6) – Jubi/Titus Ruban 
Titus Ruban
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Nabire, Jubi – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Papua bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nabire, Rabu (7/6/2017) melakukan sidak sekaligus monitoring dan pembinaan ke beberapa industri pangan lokal di Nabire.

Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Papua, Marel Mual ditemui Jubi di sela-sela kegiatan mengatakan sidak monitoring tersebut rutin menyambut hari-hari besar keagamaan dan dalam rangka mendekati hari raya Idhul Fitri.

“Kami melaksanakan sidak sekaligus pendataan, pengawasan serta monitoring terhadap beberapa industri UKM. Khususnya terhadap produk industri pangan lokal yang banyak beredar di Kabupaten Nabire,” ujar Marel.

Dari hasil pemantauan, Marel mengaku memang sudah cukup baik, hanya ada satu perusahaan yang setelah dilakukan monitoring didapati tidak sesuai dengan standar industri.

“Mulai dari pengujian mutunya hingga produknya yang dijual, belum bisa dikatakan baik. Sehingga nantinya kami sampaikan kepada dinas terkait agar diberikan pembinaan,” lanjutnya.

Yang dimaksud dengan pembinaan dalam monitoring dan pengawasan terhadap satu pangan produk lokal adalah pemberian teguran lisan bagi produk yang tidak memenuhi standar. Kemudian teguran panggilan, dan setelah dipanggil namun belum ada perubahan maka akan ditindaklanjuti dengan panggilan surat (tertulis).

“Lalu kalau pelaku usaha ini tidak bisa memenuhi panggilan maka akan diberikan pemberhentian sementara produksi,” ungkap Marel.

Ditempat yang sama, staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nabire, Yance Iji menambahkan  bahwa pengawasan yang dilakukan terkait dengan produk – produk makanan dan fasilitas produksi. 

“Ada beberapa UKM yang kami kunjungi, diantaranya pabrik tahu, depot air minum dan pabrik Kopi Moanemani,” kata Iji.

Monitoring ini akan berlangsung dari tanggal 7 – 8 Juni 2017. (*)

loading...

Sebelumnya

Isaias Douw puji langkah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nabire

Selanjutnya

Petugas Puskesmas harus turun ke rumah–rumah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6933x views
Dunia |— Jumat, 23 Februari 2018 WP | 3444x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 3166x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2418x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe