Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pemerintah Fiji larang warga desa bekerja di Selandia Baru
  • Kamis, 08 Juni 2017 — 15:04
  • 1113x views

Pemerintah Fiji larang warga desa bekerja di Selandia Baru

Pemerintah Fiji melarang warganya dari desa untuk bekerja paruh waktu di Selandia Baru.
Suasana perkebunan tempat para pekerja musiman Fiji bekerja di Selandia Baru. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Suva, Jubi – Pemerintah Fiji melarang warganya dari desa untuk bekerja paruh waktu di Selandia Baru. Larangan ini berlaku selama empat tahun sesuai permintaan dari para pemberi kerja di Selandia Baru yang komplain terhadap cara kerja warga Fiji Pemerintah Fiji sebelumnya menerima laporan keberatan dari pemerintah Selandia Baru tentang sikap dan perilaku tidak pantas yang dilakukan para pekerja asal Fiji. Menteri Tenaga Kerja, Jone Usamate mengatakan para pekerja yang melakukan tindakan tidak pantas itu tidak akan diperbolehkan lagi bekerja di Selandia Baru baik melalui skema pekerjaan musiman yang diselenggarakan Selandia Baru maupun oleh pemerintah Australia.

“Dari laporan keberatan terbaru yang dikirimkan oleh pemerintah Selandia Baru, hal yang dipermasalahkan oleh para pengusaha di sana yaitu konsumsi alkohol, kelalaian melaporkan hasil pekerjaan, tidak sopan, kepemimpinan yang rendah, hidup yang tidak higienis, sering bolos, dan pengaruh yang tiada henti dari komunitas masyarakat Fiji di Selandia Baru,” ujar Usamate.

Para pekerja musiman Fiji tersebut bekerja di Provine, Bostok, Mr. Apple, Teamwork dan Apata di Selandia Baru. Lebih dari dua puluh desa di Fiji telah ditangguhkan haknya untuk mengikuti program bekerja musiman di tempat-tempat tersebut.

Pemerintah sebelumnya telah menekankan penangguhan itu sangat mungkin dilakukan jika selama bekerja dalam program musiman tersebut, pekerja merusak reputasi Fiji. Selama ini, program tersebut telah mempekerjakan para pekerja dari negara kepulauan Pasifik untuk bekerja di industri hortikultur.

Pekerja Fiji yang pertama kali direkrut dalam program Selandia Baru ini tiba di Hawkes Bay pada tahun 2015 untuk memanen apel. Saat itu, Fiji diperbolehkan kembali ikut dalam program tersebut sebagai bagian dari hubungan yang membaik antara kedua negara setelah sempat memburuk ketika pemilu Fiji tahun 2014. *

loading...

Sebelumnya

Pemilik lahan tambang berikan ultimatum pada pemerintah

Selanjutnya

Pemimpin Hawaii tandatangani surat dukungan terhadap Kesepakatan Paris

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe